Sri Mulyani: Pemahaman Peserta Olimpiade APBN Lebih Detail dari Ekonom

Sri Mulyani: Pemahaman Peserta Olimpiade APBN Lebih Detail dari Ekonom
Menkeu Sri Mulyani. ©Humas Kemenkeu
EKONOMI | 22 Oktober 2021 11:21 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta para peserta olimpiade APBN untuk bisa memberikan pandangannya terkait isu-isu keuangan negara melalui media sosialnya. Alasannya para peserta olimpiade telah mempelajari APBN secara detail, bahkan lebih detail dari para ekonom.

"Saya tidak akan bicara soal APBN, karena pengetahuan kalian soal APBN ini detail sekali, bahkan lebih detail dari para ekonom. Kalau anda punya media apapun itu, coba bersuara tentang APBN kita dari perspektif kalian," kata Sri Mulyani dalam Final Olimpiade APBN, Jakarta, Jumat (22/10).

Para peserta Olimpiade juga bisa menjadi duta APBN dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait proses pengelolaan keuangan negara. Misalnya pihak-pihak yang mendapatkan manfaat dari APBN hingga menjelaskan mekanisme utang dan penggunaanya.

"Kalian bisa jadi duta-duta untuk menjelaskan pembiayaan dan siapa saja yang menikmati dan mendapatkan manfaat," kata dia.

Meskipun masih duduk di tingkat sekolah menengah, namun menurut Sri Mulyani para peserta bisa ikut memberikan pandangan terkait berbagai isu nasional tentang anggaran. Mereka berhak memberikan pandangannya terkait keuangan di bidang-bidang pertahanan, infrastruktur, bantuan rakyat miskin, belanja daerah dan sebagainya.

"Coba ikut bicara, melihat dari sisi kalian dari bidang-bidang seperti pertahanan, infrastruktur dan lain-lain karena kaliah sudah paham, kalian menyatakan pendapat karena bisa memahami, tidak hanya membaca dari judul-judul berita saja. Jadi ini bisa meramaikan opini publik," tuturnya.

Sebagai informasi, peserta Olimpiade APBN merupakan perlombaan tingkat nasional dengan peserta siswa tingkat SMA sederajat di seluruh Indonesia. Tahun ini tercatat lebih dari 2000 peserta dari seluruh sekolah di Indonesia, namun hanya 4 sekolah yang masuk ke babak final. (mdk/azz)

Baca juga:
Sri Mulyani: Generasi Muda Sangat Tertarik Isu Pengelolaan Keuangan Negara
Jokowi Izinkan 8 Persen DAU Dialihkan untuk Kegiatan di Luar Penanganan Covid-1
Kemenkeu Tingkatkan Alokasi Dana Otsus Papua Menjadi 2,25 Persen
Anggaran Kesehatan 2022 Capai Rp256 T, ini Rencana Penggunaannya
Mengupas Skema Penyelamatan Proyek Kereta Cepat Hingga Risikonya
Pemerintah Diminta Lakukan Reformasi Anggaran Belanja Besar-besaran

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami