Sri Mulyani Sebut APBN Mainkan Peran Penting Tangani Pandemi Covid-19

Sri Mulyani Sebut APBN Mainkan Peran Penting Tangani Pandemi Covid-19
UANG | 12 November 2020 13:19 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah memainkan peran penting dalam penanganan Covid-19. Bahkan, instrumen tersebut diharapkan menjadi satu-satunya yang bisa menyokong pemulihan ekonomi nasional.

"Kita melihat APBN melakukan seluruh peranan stabilisasi alokasi distribusi secara simultan," kata dia dalam rapat kerja bersama dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (12/11).

Adanya pandemi Covid-19, pemerintah mengambil langkah extraordinary dengan mengeluarkan Perppu 1 yang kini telah menjadi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Kehadiran UU tersebut, membolehkan pemerintah untuk perlebar defisit APBN sebagai respon bentuk penanganan.

"Dan stimulus APBN menyebabkan defisit melebar hingga 6,34 dari yang tadinya 1,76 persen yang sudah disetujui DPR sebelumnya," kata dia.

Melalui UU tersebut maka terjadilah reopening policy. Pemerintah menunjang dengan program yang disebut pemulihan ekonomi nasional. Dengan harapan sektor usaha bisa survive dan kemudian recovery.

"Meskipun demikian kita juga akan terus mendukung juga berbagai langkah reformasi karena pada akhirnya perekonomian tidak hanya penanganan Covid tetapi juga memulihkan dan membangun lagi pondasi," tandas dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Per 9 November, Realisasi Penyerapan Anggaran PEN Capai 55,1 Persen
Pemerintah Klaim Sudah Berhasil Kendalikan Total Kasus Positif Covid-19
Bantu Tangani Pandemi, Australia Beri Pinjaman ke Indonesia Rp 15,49 T
Dorong Pemulihan Ekonomi, Kementerian BUMN Bentuk Holding Pariwisata
Di Pertemuan SBV-IMF, Menkeu Beberkan Program Perlindungan Sosial RI Saat Pandemi
Indonesia Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital Pulihkan Ekonomi Kawasan ASEAN

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami