Sri Mulyani Sumringah Dapat Predikat WTP 3 Tahun Berturut-Turut

UANG | 12 Juni 2019 17:18 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini mewakili Menko Perekonomian Darmin Nasution menerima laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan kementerian/lembaga Tahun 2018 pada bidang perekonomian dan perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam laporan tersebut, BPK mengganjar Laporan Keuangan Pemerintah Pusat pemerintah pusat (LHP LKPP) dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan WTP kali ketiga selama tiga tahun berturut-turut.

Sri Mulyani usai menerima laporan tersebut menyatakan rasa bangganya karena berhasil mempertahankan WTP.

Untuk mengekspresikan kebahagiannya, dia menyampaikan dua buah pantun bernuansa idulfitri 2019 dengan sumringah.

"Pulang mudik lewat Cipali kena macet cuma sesekali, kerja sama yang baik perlu digali tahun depan WTP lagi," ujarnya.

Tidak hanya satu, dia menyampaikan dua pantun sekaligus.

"Bila datang ke Jakarta jangan lupa bawa KTP, sekali WTP tetap WTP," tutupnya sambil disambut riuh seluruh tamu undangan yang hadir.

Sementara itu, Anggota II BPK, Agus Joko Pramono mengaku bangga terhadap pemerintah dengan hasil tersebut.

"Saya sangat bangga dengan pemerintah sekarang dengan effort (usaha) yang cukup dengan usaha yang keras dengan komunikasi yang bagus dapat mencapai wajar tanpa pengecualian dengan tingkat profesionalisme," ujarnya.

Baca juga:
KKP Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Digugat Sjamsul Nursalim, BPK Dapat Dukungan Penuh dari KPK
Penjelasan KPK Soal Perbedaan Audit BPK Terkait Kasus SKL BLBI
BPK Temukan Kerugian Ratusan Juta untuk Pembangunan Pasar di Garut
Ikut Periksa Laporan Keuangan Garuda Indonesia, BPK Umumkan Hasilnya Usai Lebaran
Ini Lima Kementerian dan Lembaga Tak Dapat Opini WTP dari BPK

(mdk/azz)