Sri Mulyani Target Investasi Tumbuh 7,4 Persen Dalam APBN 2020

UANG | 17 Juni 2019 15:27 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri rapat kerja dengan komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Rapat kerja tersebut terkait penjelasan pemerintah mengenai asumsi dasar kerangka asumsi ekonomi makro yang akan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan investasi sebesar 7 hingga 7,4 persen di 2020. "Kami untuk dukung asumsi pertumbuhan ekonomi 5,3 persen hingga 5,6 persen, dengan investasi tumbuh 7 hingga 7,4 persen," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6).

Sri Mulyani melanjutkan, pertumbuhan investasi selama ini belum pernah double digit atau dua angka. Pada tahun 1980, investasi pernah tumbuh tinggi saat tren industrialisasi mencapai kinerja terbaik namun belum menyentuh angka 10 persen.

"Dari sisi investasi tumbuhnya relatif di bawah. Tahun 80-an sentuh angka 8,7 persen tapi lebih tinggi tahun 90 hingga 2000 di mana tren de industrialisasi tumbuhnya cukup tinggi tapi tetap tidak di atas 7 persen," jelasnya.

Sementara itu, untuk tahun ini pemerintah masih optimistis pertumbuhan investasi capai 7 persen walaupun kondisi ekonomi global terus bergejolak. "2019 dengan asumsi 7 persen dan kita lihat 2018 mendekati 6,9 persen. Kita waspada 2019 pertumbuhan ekonomi melemah terutama di PMTB," tandasnya.

Baca juga:
Imbas Perang Dagang, Airlangga Sebut Indonesia Masih Miliki Peluang
Hingga 11 Juni, BI Catat Modal Asing Masuk RI Capai Rp 112 Triliun
Sri Mulyani Ungkap Kebutuhan Investasi RI Capai Rp5.832 Triliun di 2020
Belum Ada Kesepakatan, Pertamina Tawarkan Skema Baru Pembangunan Kilang Cilacap
Tingkatkan Investasi, BUMN Perbaiki Prosedur Akuisisi Blok Migas Pertamina
Inggris Minat Bangun Jalur Kereta Api di Bali

(mdk/idr)