Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh, Kemenhub Diminta Tingkatkan Pengawasan Maskapai Udara

Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh, Kemenhub Diminta Tingkatkan Pengawasan Maskapai Udara
sriwijaya air. jetphoto.net
UANG | 10 Januari 2021 09:25 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengucapkan duka cita atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1). Menurutnya, kecelakaan ini merupakan kado terburuk di sektor transportasi udara, di awal tahun 2021.

Untuk itu, pihaknya meminta Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan dari hilir hingga hulu. Dia juga meminta Kemenhub untuk meningkatkan pengawasan yang lebih ketat kepada semua maskapai udara, guna menjamin aspek keselamatan penerbangan secara keseluruhan, dan khususnya perlindungan konsumen jasa penerbangan.

"Pada konteks UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, kecelakaan ini merupakan bentuk pelanggaran terberat pemenuhan hak-hak konsumen jasa penerbangan. Sebagai penumpang pesawat, konsumen mempunyai hak atas keselamatan, keamanan dan kenyamanan; selama menggunakan jasa penerbangan," kata Tulus melalui keterangan resminya, Minggu (10/1).

YLKI juga meminta managemen maskapai Sriwijaya dan juga Kemenhub untuk menjamin secara penuh hak-hak keperdataan konsumen yang menjadi korban kecelakaan tersebut, baik secara materiil maupun immateriil. Sebagaimana dijamin dalam UU Perlindungan Konsumen, sebagai penumpang, konsumen mempunyai hak atas kompensasi dan ganti rugi saat menggunakan produk barang dan atau jasa, dalam hal ini jasa penerbangan. Demikian.

Baca Selanjutnya: Pesawat Sriwijaya Jatuh...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami