Stabilkan Rupiah, Dahlan dorong PTPN lebih berorientasi ekspor

UANG | 25 September 2013 13:22 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah meminta semua perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk melakukan ekspor hasil produksi mereka. Ini dilakukan untuk penyelamatan perekonomian agar Rupiah kembali bergairah dengan menyimpan devisa hasil ekspor di dalam negeri.

Menurut Dahlan, selama ini PTPN menjual produksi mereka di dalam negeri karena memang harga dalam negeri lebih mahal dibanding harga ekspor. Untuk penyelamatan perekonomian Dahlan tetap meminta PTPN melakukan ekspor.

"Dalam keadaan Dolar dalam seperti ini mungkin sudah berubah, dan untung kalau ekspor," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (25/9).

Dahlan menyebut program ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah mendapatkan Dolar lebih banyak. "Misalnya sekarang PTPN III walaupun besar ekspornya kalah dengan VII, skala besaran III. Ini karena PTPN III jualnya di domestik. Minggu ini mereka persiapan ekspor sendiri," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo B. Sulisto juga mengakui pelemahan Rupiah sempat membuat panik pengusaha. Namun, selepas koordinasi dengan pemerintah, dia menyerukan agar ekspor ditingkatkan supaya mengimbangi permintaan Dolar Amerika Serikat (USD) yang sedang menguat.

Wakil Ketua Umum Bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan Kadin Franky Widjaja membenarkan bahwa peningkatan ekspor bisa membantu menguatkan kembali Rupiah. Saat ini, sebagian pengusaha, khususnya eksportir memang sedang senang lantaran dibayar dengan Dolar. (mdk/bmo)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.