Starbucks Resmi Keluar dari Rusia Setelah Hampir 15 Tahun Beroperasi

Starbucks Resmi Keluar dari Rusia Setelah Hampir 15 Tahun Beroperasi
Starbucks. hawaiiccw.com
EKONOMI | 24 Mei 2022 09:45 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Starbucks Corp mengumumkan bahwa pihaknya akan keluar dari pasar Rusia setelah hampir 15 tahun beroperasi di sana. Jaringan kedai kopi tersebut bergabung dengan McDonald's Corp yang sama-sama mengakhiri operasional di Rusia.

Starbucks yang berbasis di Seattle memiliki 130 toko di Rusia, dioperasikan oleh pemegang lisensi Alshaya Group, dengan hampir 2.000 karyawan di negara tersebut.

Keputusan Starbucks untuk menghentikan operasinya di Rusia berbeda dengan pendekatan yang dilakukan beberapa perusahaan asing lainnya.

McDonald's pekan lalu mengatakan pihaknya menjual restorannya di Rusia kepada pemegang lisensi lokal Alexander Govor untuk diganti namanya dengan nama baru, tetapi akan mempertahankan merek dagangnya.

Sementara Renault Prancis menjual saham mayoritasnya di produsen mobil terbesar Rusia dengan opsi untuk membeli kembali sahamnya.

2 dari 2 halaman

Starbucks Tangguhkan Semua Aktivitas Bisnis

Sejumlah perusahaan Barat lainnya, termasuk Imperial Brands dan Shell, memutuskan hubungan dengan pasar Rusia dengan menyetujui untuk menjual aset mereka di negara tersebut atau menyerahkannya kepada manajer lokal.

Pada Maret, Starbucks menutup tokonya dan menangguhkan semua aktivitas bisnis di Rusia, termasuk pengiriman produknya ke negara itu, menyusul invasi Moskow ke Ukraina.

Perusahaan, yang membuka gerai pertamanya di Rusia pada 2007, mengatakan akan terus mendukung karyawannya di sana, termasuk membayar mereka selama enam bulan.

Starbucks tidak memberikan perincian tentang dampak keuangan dari keluarnya perusahaan tersebut. McDonald's telah mengatakan akan mengambil biaya non-tunai terutama hingga USD 1,4 miliar. (mdk/idr)

Baca juga:
Aksi Tentara Rusia Mensterilkan Pabrik Baja Azovstal dari Sisa Ranjau Ukraina
Intelijen Ukraina: Putin Selamat dari Upaya Pembunuhan
Ada Perang Rusia-Ukraina, Airlangga Harap Ekonomi RI Tetap Terjaga
VIDEO: Sosok Tentara Muda Rusia Pertama Disidang Ukraina, Dipenjara Seumur Hidup!
Kondisi Hancur Universitas di Bakhmut Diserang Roket Rusia
Volodymyr Zelenskiy: Hanya Diplomasi Bisa Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami