Stok Beras 2,5 Juta, Menteri Amran Tegaskan Cukup Penuhi Kebutuhan Hingga Akhir Tahun

UANG | 18 September 2019 12:23 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi mengenai kondisi pangan terkini termasuk beras. Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog).

Menteri Amran mengatakan, kondisi pangan khususnya beras memiliki stok yang cukup aman hingga akhir tahun. Adapun posisi ketersediaan saat ini mencapai 2,4 hingga 2,5 juta.

"Tadi rakor untuk melihat kesediaan pangan kita, kami laporkan, alhamdulillah semua posisi aman, terutama beras, stoknya cukup, lebih dari cukup," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/9).

Menteri Amran mengatakan, saat ini pihaknya juga meminta Bulog untuk menyewa gudang karena produksi petani hingga akhir tahun masih besar. Beberapa kota yang masih panen adalah Papua, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

"Kemarin, Anggota Komisi IV tanya gudang di Papua penuh, sehingga tidak bisa menyerap, aku minta tolong disewa gudang, kasihan petani. Jadi ada lima ruas, Sulawesi Selatan, Merauke, Papua, Jawa Timur sudah sewa gudang, nah itu insyaAllah aman," jelasnya.

Dia menambahkan, memasuki musim kemarau yang cukup panjang produksi beras masih baik. Sebab, dalam empat tahun belakangan pemerintah sudah membangun infrastruktur untuk produksi beras.

"Produksi (beras) kita bagus karena infrastruktur, seperti arahan Bapak Presiden itu baik. Kalau pun kering, produksi tetap baik, aman," tandasnya.

Baca juga:
Kabupaten Bogor Siapkan Tiga Kecamatan sebagai Lumbung Padi Dunia
Bulog: Stok Beras Melimpah, Kita Tak Perlu Impor
3 Cara Memasak Beras Merah Menjadi Nasi yang Pulen
1 September 2019, Bulog Mulai Salurkan Beras Program BPNT
Keren, Kini Indonesia Mampu Produksi Sendiri Beras untuk Sushi
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski Ada Kemarau Panjang
Soal Ekspor Beras, Menteri Amran Bantah Produk Indonesia Lebih Mahal

(mdk/bim)