Strategi Ajinomoto Tekan Emisi Karbon di Indonesia

Strategi Ajinomoto Tekan Emisi Karbon di Indonesia
Proses Pengemasan Produk Ajinomoto. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
EKONOMI | 25 Februari 2021 16:42 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT Ajinomoto Indonesia berkomitmen membantu pemerintah dalam menurunkan tingkat emisi karbon di Indonesia dengan mengurangi 38.500 ton CO2 (emisi karbon) pada 2020. Selain itu juga menargetkan dapat mengurangi 65.000 - 70.000 ton CO2 pada tahun 2028.

"Upaya-upaya tersebut kami terjemahkan ke dalam kegiatan pengurangan emisi karbon (CO2) per unit produksi dan pengurangan konsumsi air per unit produksi di pabrik-pabrik Ajinomoto," ungkap Direktur PT Ajinomoto Indonesia, Yudho Koesbandryo dikutip keterangannya di Jakarta, Kamis (25/2).

Yudho menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan emisi karbon seperti mengurangi konsumsi bahan bakar seluruh transportasi di tempat kerja, memangkas penggunaan tenaga listrik, dan mengatasi kebocoran uap pada peralatan produksi.

"Dengan strategi ini, kita berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas udara yang baik bagi lingkungan sekitar, dan juga turut berkontribusi untuk mengurangi kerusakan lingkungan global," jelasnya.

Menurutnya, sejak awal PT Ajinomoto Indonesia tidak hanya fokus untuk memberikan kontribusi bagi kesehatan dan kesejahteraan dengan menyediakan berbagai menu bergizi, tetapi juga berkomitmen untuk terus menghargai dan berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan ASV (The Ajinomoto Group Creating Shared Value) yang berfokus pada keberlanjutan global.

Melalui ASV, perusahaan akan menyelesaikan masalah sosial yang mengarah pada penciptaan nilai ekonomi melalui kegiatan bisnisnya, dan akan melanjutkan inisiatif tersebut seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Baca Selanjutnya: Buahkan Hasil...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami