Strategi BRI Bantu UMKM Naik Kelas

Strategi BRI Bantu UMKM Naik Kelas
UANG | 22 Oktober 2020 16:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - VP Micro Business Policy PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Fita Arisanti mengatakan, upaya pemerintah untuk mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar naik kelas masih menemui banyak tantangan. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi untuk meningkatkan produktivitas agar UMKM bisa naik kelas.

"Ini terlihat dari rendahnya jumlah UMKM yang berada di segmen usaha besar, yakni hanya 0,01 persen, jauh di bawah negara Malaysia yang sebesar 1,5 persen. Mayoritas UMKM atau 90 persen pelaku usaha masih berada pada level mikro atau tradisional. Komposisi ini tidak banyak berubah dalam 10 tahun terakhir," ungkapnya pada webinar, Kamis (22/10).

Fita menambahkan, BRI saat ini juga melakukan pemberdayaan kepada UMKM di level mikro untuk meningkatkan kapasitas usaha dan menyalurkan pembiayaan bagi UMKM menengah ke bawah.

"Level mikro masih mendominasi debitur perseroan untuk segmen UMKM. Jumlah debitur di mikro mencapai 9,5 juta dari sekitar 10 juta nasabah UMKM. Adapun, penyaluran kredit di segmen UMKM sekitar Rp500 triliun," imbuhnya.

Selain menyalurkan pembiayaan, BRI melakukan pemberdayaan dengan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti SDM yang didedikasikan untuk level mikro. Sampai saat ini sudah tercatat ada lebih dari 28.000 tenaga pemasar di level mikro, sebanyak 4.700 tenaga pemasar di level usaha kecil dan unit kerja sebanyak 6.000 outlet.

BRI juga memiliki unit kerja di pasar basah sebanyak 2.500 outlet. Serta melakukan supervisi terhadap 54 Rumah BUMN.

Baca Selanjutnya: Salurkan KUR Rp901 Triliun...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami