Strategi IPC Hadapi The New Normal di Tengah Pandemi Corona

Strategi IPC Hadapi The New Normal di Tengah Pandemi Corona
UANG | 20 Mei 2020 15:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) membeberkan dua skema besar dalam menyongsong fase normal baru atau The New Normal, yakni terkait dengan sumber daya manusia (SDM) dan bisnis.

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan, yang berkaitan dengan SDM ini menjadi sangat penting, terutama dalam masa pandemi. Termasuk dalam hal ini ialah terkait kesehatan, kesiapan tempat kerja, dan communication & support culture.

Dari sisi kesehatan, pihaknya akan mengakselerasi smart work dan meningkatkan kualitas kesehatan dan higenitas. Sementara untuk kesiapan tempat kerja, akan dilakukan pengelolaan workforce fexibility, mengidentifikasi critical & supporting role, dan menurunkan risk exposure.

Kemudian, Communication & support culture, IPC akan membuat struktur dan saluran komunikasi yag jelas dan efektif, serta membangun dan memperkuat ekosistem. Sementara untuk bisnis, IPC akan lebih banyak melakukan penyesuaian.

"Terkait dengan bisnis kita harus lebih fokus terhadap cost effectiveness tentunya. Kemudian terkait dengan bisnis proses dengan adanya adjustment terkait covid-19," kata dia, Rabu, (20/5).

Adapun cost effectiveness yang dimaksud adalah dengan memprioritaskan aktivitas yang bisa meningkatkan pendapatan secara efisien. "Lalu kemudian dengan refocussing IPC, di mana kami melihat IPC ini back to basic, dalam artian IPC ini adalah suatu industri service, di mana kita pastikan apa yang kita diberikan kepada customer kita harus sesuai dengan apa yang mereka ekspektasikan kepada kita," sambungnya.

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengeluarkan Surat Edaran Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tanggal 15 Mei 2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal BUMN. Ini merupakan skenario tahapan pemulihan kegiatan BUMN, sebagai salah satu antisipasi New Normal di tengah pandemi Corona.

Dalam surat edaran ini, terdapat lima fase pembukaan kegiatan BUMN secara bertahap, perlahan dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Fase ini disebut The New Normal.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Mengintip Cara Hidup New Normal di Indonesia
Sambut New Normal, Polri Nilai Perlu Sinergitas Bangun Kepercayaan Publik
Sambut Era New Normal, Bank BNI Maksimalkan Layanan Digital
New Normal, Begini Cara Warga AS Tetap Aman Bersantai di Taman
Helmy Yahya sebut Pemerintah harus Belajar Gaya Komunikasi untuk Mulai The New Normal
Pemerintah Minta Kepala Keluarga Jadi Contoh Norma Kehidupan Normal Baru

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami