Strategi Menhub Budi Agar PNS Semangat Pindah ke Ibu Kota Baru

UANG | 10 Oktober 2019 12:26 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan transportasi memegang peranan penting dalam kesuksesan perpindahan ibu kota baru. Dengan demikian, transportasi massal di sana harus dirancang sedemikian rupa agar PNS semangat untuk pindah ke ibu kota baru.

"Kita harus memberikan satu yang benar-benar baik agar semua orang bersemangat untuk hadir di kota baru itu," kata dia dalam sebuah acara diskusi bertajuk Transportasi Massal Di Ibu Kota Baru Seperti Apa?, di Redtop Hotel, Jakarta, Kamis (10/10).

"ASN muda punya ekspektasi hidupnya tidak lagi berhadapan dengan kemacetan dengan polusi-polusi yang tidak perlu," dia menambahkan.

Saat ini, aspirasi dari masyarakat dan berbagai pihak terus digali untuk dapat menciptakan transportasi yang memadai.

Transportasi hal yang penting karena dalam dunia properti pun hal itu merupakan salah satu bagian strategi dan integrasi. Hal itu bisa dicapai dengan aksesbilitas yaitu transportasi.

Jika transportasi yang memadai gagal diciptakan, menurutnya perpindahan Ibu Kota dapat dinilai gagal. "Jika tidak bisa, maka itu awal dari ketidakberhasilan kita menciptakan satu kota menjadi satu tempat yang berharga," tutupnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub, Sugihardjo, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas, Kennedy Simanjutak dan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danis H. Sumadigala.

Baca juga:
Kawal Ibu Kota Negara, Kementerian PUPR Gelar Rakor Dengan Kejaksaan RI
Summarecon Lirik Peluang Bisnis Properti di Ibu Kota Baru
Kementerian Perhubungan Bakal Bangun Pelabuhan di Ibu Kota Baru
Ibu Kota Baru akan Gelar Pilkades Serentak 26 Desember 2019
Sayembara Desain Ibu Kota Negara Berhadiah Utama Rp2 Miliar
Tahap Awal, Inti Ibu Kota Negara Dibangun di Atas Lahan 6.000 Hektare

(mdk/azz)