Strategi Sri Mulyani Bangkitkan Ekonomi di Kuartal III-2020

Strategi Sri Mulyani Bangkitkan Ekonomi di Kuartal III-2020
UANG | 7 Juli 2020 15:47 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pertumbuhan ekonomi global diprediksi mengalami kontraksi yang cukup dalam pada kuartal II-2020 akibat pandemi Virus Corona. Hal tersebut juga memberi pengaruh pada perekonomian dalam negeri. Di mana, ekonomi Indonesia diperkirakan negatif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah menyiapkan strategi untuk mendukung pemulihan ekonomi pada kuartal III-2020. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendukung pemberian dan restrukturisasi kredit UMKM.

"Pada akhirnya kita berharap kuartal III-2020 ekonomi kita bisa bangkit sehingga tidak lagi berada di zona kontraksi. Ada confidence di mana sektor usaha kecil menengah, korporasi, perbankan bisa bergerak," ujar Sri Mulyani dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (7/7).

Sri Mulyani melanjutkan, pemberian dukungan kredit tidak hanya diberikan bagi nasabah perbankan tetapi juga UMKM yang mendapatkan pinjaman dari lembaga pembiayaan. Segmen ini mendapat restrukturisasi dan subsidi dari pemerintah.

"Kita juga mendukung UMKM yang berada di bawah lembaga pembiayaan seperti ojek dan lain-lain. Itu semua diberikan dukungan berupa restrukturisasi dan subsidi. Kita juga memberikan UMKM yang ada di Pegadaian, yang ada di PMN Mekaar, ultra mikro, koperasi, bank wakaf juga kita cover," jelasnya.

Pemberian stimulus tersebut diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian. "Kita harapkan, pemerintah sudah memberikan seluruh alokasi resources, policy, memberikan jaminan dan sumber dana yang murah agar ekonomi bergerak," jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, selain memberikan stimulus untuk UMKM, pemerintah juga akan mempercepat realisasi belanja. Tujuannya untuk menambah daya dongkrak kebangkitan ekonomi.

"Pemerintah juga mempercepat belanja di APBN sehingga dia juga bisa menambah kebangkitan ekonomi agar dia bisa meningkat pada kuartal 3 dan 4," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
OJK Siap Terbitkan Kebijakan Relaksasi Lanjutan Percepat Pemulihan Ekonomi
Usai PSBB, Okupansi Hotel di Sumsel Naik 15 Persen
Penjualan Tanaman Hias Meningkat 50 Persen
Penyaluran Stimulus Lambat, Pengusaha Minta Pemerintah Revisi PP Pemulihan Ekonomi
BI: Penjualan E-commerce Naik 26 Persen Selama Pandemi Virus Corona
Bos BI Andalkan Ekonomi Kerakyatan Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami