Bappenas: Anggaran dibenahi, negara incar penghematan Rp 200 T

UANG | 12 November 2014 13:42 Reporter : Alwan Ridha Ramdani

Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK menjanjikan realokasi anggaran subsidi BBM ke sektor yang lebih produktif. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof A Chaniago menyebut, dana penghematan dari belanja negara berupa pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), penghematan belanja barang, realokasi anggaran mencapai Rp 200 triliun. Dari jumlah itu, sebagian akan dialokasikan untuk infrastruktur.

"Arahnya ke sana. Porsinya nanti," ujarnya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/12).

Pemerintah bakal secepatnya mengajukan RAPBN Perubahan 2015 pada DPR. Pemerintah saat ini baru mengalokasikan dana untuk pos-pos perlindungan sosial masyarakat untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM.

"Kita sudah luncurkan programnya. Dananya ada di Kemenkes dan pendidikan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sinyal, pemerintah tidak akan menunggu lebih lama untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Naiknya harga BBM, setelah penyebaran kartu yang termasuk dalam program peningkatan kesejahteraan rakyat selesai terdistribusi dengan baik ke masyarakat.

"Tunggu penyebaran kartu," kata JK beberapa waktu lalu.

Meski didesak memberikan bocoran soal besaran kenaikan harga, JK masih tetap merahasiakannya. Dia tidak menyebutkan secara pasti besaran kenaikan harga BBM. Pemerintah akan terlebih dahulu mempertimbangkan harga minyak dunia.

"Apa yang dimaksud bertahap dan langsung, yang langsung itu sekaligus mendekati, katakanlah tidak terlalu tinggi subsidinya."

Semula kenaikan harga BBM bersubsidi akan berada di kisaran Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per liter, namun dengan adanya pertimbangan harga minyak dunia, kisaran kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut bisa berubah.

"Saat ini kebetulan harga minyak dunia tidak tinggi juga, jadi tentu ada perhitungan baru lagi," tutur JK. (mdk/noe)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.