Surabaya Jadi Zona Hitam, Pertamina EP Lakukan MWT Virtual di Poleng Field

Surabaya Jadi Zona Hitam, Pertamina EP Lakukan MWT Virtual di Poleng Field
UANG | 3 Juli 2020 19:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Pertamina EP memastikan aktivitas operasi tetap berjalan meski di tengah pandemi covid-19. Salah satunya kegiatan monitoring manajemen terhadap aktivitas operasi di lapangan melalui Management Walktrough (MWT) tetap berlangsung, namun kali ini melalui virtual.

MWT Virtual ke Poleng Field kali ini diikuti oleh Direktur Utama PT Pertamina EP Eko Agus Sardjono, SVP HSSE PT Pertamina (Persero) sekaligus Direktur Human Capital PT Pertamina Hulu Energi, Lelin Eprianto, VP Strategic Planning Risk Management PT Pertamina EP Asep Samsul Arifin, Asset 4 General Manager Agus Amperianto serta FM Poleng Field Rachmad Dwi Laksono, beserta manajemen Asset 4 dan Poleng Field.

"Dalam kesempatan ini saya mengimbau perihal aspek safety, di mana tujuan kita bersama adalah Peningkatan Produksi dan Zero Accident. Saya minta agar maintenance terhadap fasilitas produksi dijaga dan terapkan HSSE Golden Rules", ujar Eko, Jumat (3/7).

Selain itu, Eko Agus juga meminta agar protokol terhadap Covid-19 dipatuhi secara ketat, terlebih Surabaya status Covid-19 saat ini hitam. "Patuhi Protokol Covid19, jaga kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Yang paling penting dan wajib dilakukan adalah pakai masker, rajin cuci tangan dan terapkan physical distancing. Kalau tidak penting, lakukan meeting dengan Virtual saja", jelas Eko Agus.

Direktur Human Capital PHE, Lelin Eprianto, menegaskan bahwa pekerja adalah asset yang paling utama untuk perusahaan. Dan guna mendukung kelancaran operasi perusahaan, pihaknya akan mengoptimalkan proses internal di pertamina untuk pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia & mengakselerasi kinerja positif di Pertamina EP.

"Ini adalah komitmen kami di Human Capital untuk mendukung kelancaran operasi. Jadi kebutuhan akan tenaga kerja bisa dilakukan dengan cepat," jelas Lelin.

Terkait Covid19, lanjut Lelin, paparan yang paling berisiko adalah dari luar. Maka ikuti protokol dengan ketat, dan Covid Ranger agar patroli lebih ketat.

"Untuk Surabaya, statusnya merah, maka untuk menghindarkan dari terkena covid, GM Asset 4 bisa mengusulkan kepada Direktur Utama PEP agar pekerja Asset 4 full WFH, Hal ini adalah upaya Human Capital untuk memastikan keselamatan pekerja dari paparan Covid19, Operational Excelent & Safety Number One," tegas Lelin.

Baca Selanjutnya: Dalam kesempatan MWT tersebut Agus...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami