Survei: 14,9 Juta Penduduk Jabodetabek Bakal Mudik Lebaran 2019

UANG | 9 April 2019 14:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian melakukan Survei Potensi Pemudik Angkutan Lebaran Tahun 2019 di wilayah Jabodetabek.

Survei ini diselenggarakan untuk mengetahui potensi jumlah pemudik, penggunaan moda, pola perjalanan, biaya yang dihabiskan, preferensi tentang mudik gratis, serta persepsi tentang pelayanan angkutan lebaran tahun sebelumnya.

"Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dari rumah ke rumah kepada masyarakat (home interview) dan sebagai pelengkap juga dilakukan online survei," kata Kepala Badan Litbang Perhubungan Sugihardjo di kantornya, Selasa (9/4).

Berdasarkan survei yang telah dilakukan terhadap 7.762 responden rumah tangga, diprediksi bahwa populasi yang akan melakukan mudik pada tahun 2019 di wilayah Jabodetabek sebanyak 3.465.458 rumah tangga, dengan total populasi pemudik sebanyak 14.901.468 orang atau 44,1 persen dari total penduduk Jabodetabek tahun 2018 sebanyak 33.759.549 orang.

Berdasarkan hasil survei tersebut, daerah tujuan terbanyak pemudik dari Jabodetabek adalah ke wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.615.408 orang (37,68 persen), kemudian ke Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89 persen) dan ke Jawa Timur sebanyak 1.660.625 orang (11,14 persen).

Tujuan Jawa Tengah terbanyak adalah ke Kota Surakarta sebanyak 642.789 orang (4,31 persen), Semarang 563.881 orang (3,78 persen), dan Tegal sebanyak 354.110 orang (2,38 persen).

Karakteristik penggunaan moda oleh para pemudik Jabodetabek yang terbanyak adalah menggunakan bus sebanyak 4.459.690 orang (30 persen), mobil pribadi sebanyak 4.300.346 orang (28,9 persen), kereta api sebanyak 2.488.058 orang (16,7 perden), pesawat sebanyak 1.411.051 orang (9,5 persen) dan menggunakan sepeda motor sebanyak 942.621 orang (6,3 persen), dan sisanya menggunakan moda lain.

Sigihardjo menjelaskan, terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jika dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018, seperti Pesawat turun 0,2 persen, sepeda motor turun 0,3 persen, dan mobil pribadi turun 0,9 persen.

"Sementara yang mengalami kenaikan antara lain adalah kereta api kelas bisnis naik 0,2 persen, dan kereta api kelas ekonomi naik 0,4 persen," tambah dia.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Warga Jabodetabek Bakal Habiskan Rp 10,3 Triliun Saat Mudik Lebaran 2019
399.962 Mobil Pribadi Bakal Lalui Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2019
KAI Siapkan 7 Kereta Tambahan Mudik 2019 Jurusan Yogyakarta
Polisi Akan Lakukan Contraflow Urai Kemacetan di Tol Cikampek Saat Arus Mudik Lebaran
Mulai 6 April, KAI Jual Tiket Tambahan Kereta Mudik Lebaran
Atasi Kemacetan Mudik, Pemprov Harap Tol Cisumdawu Beroperasi Fungsional Saat Lebaran

(mdk/idr)