Survei: Banyak Pelaku Usaha Tak Tahu Cara Daftarkan Kekayaan Intelektual

Survei: Banyak Pelaku Usaha Tak Tahu Cara Daftarkan Kekayaan Intelektual
UMKM. istimewa ©2020 Merdeka.com
UANG | 12 November 2020 15:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dalam masa pandemi covid-19, semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk berwirausaha. Hal ini tak lain sebagai salah satu upaya bertahan hidup di tengah desakan ekonomi yang sempat ambruk imbas merebaknya covid-19.

Survei Markplus mencatat, 18,6 persen responden mengaku baru memulai usahanya sat pandemi. Kebanyakan, jenis usaha yang dipilih adalah sektor makanan dan minuman.

"Situasi pandemi mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dan berwirausaha di berbagai sektor industri," kata Senior Business Analyst MarkPlus, Inc. Dini Bonafitria dalam acara MarkPlus Government Roundtable 2, Kamis (12/11).

Namun sayangnya, perkembangan ini tak dibarengi dengan implementasi pendaftaran kekayaan intelektual (KI) atau hak cipta. Padahal, pelaku usaha mestinya bisa mendaftarkan merek atau brand mereka untuk memitigasi risiko di masa yang akan datang.

Pelaku usaha ini bukannya tak tahu menahu soal KI, melainkan tak tahu bagaimana cara mendaftarnya. Dari survei yang melibatkan 86 responden ini, Markplus mencatat 52,3 persen pelaku usaha tidak mengetahui cara pendaftaran KI.

"Sebagian besar masyarakat tahu KI, namun tidak tahu cara dan proses pendaftarannya," ujar Dini.

Dini menekankan, pendaftaran KI ini penting sebagai perlindungan atas karya yang dihasilkan, mencegah pemalsuan, plagiasi, dan meningkatkan harkat/prestige. Untuk itu, sosialisasi atau edukasi mengenai pendaftaran KI menjadi sangat penting. Baik itu dilakukan melalui internet, pemerintah , maupun komunitas.

"Kolaborasi yang intensif antara tiga sumber informasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan tata cara pendaftaran KI," tandasnya.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Bertemu Pemusik, Dirjen Kekayaan Intelektual Bahas Royalti
Kemenkeu Identifikasi Kekayaan Intelektual Sebagai Barang Milik Negara
Miliki Sertifikat Merek, UMKM dan Koperasi Diharapkan Lebih Mudah Akses Pembiayaan
Hingga Juni 2020, Jumlah Permohonan Merek Baru Naik Capai 35.900 Pemohon
Keuntungan UMKM Miliki Hak Kekayaan Intelektual
UMKM Diajak Daftar Hak Kekayaan Intelektual, Bisa Lewat Online

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami