Survei Kemenhub: 74 Persen Masyarakat Tak Mudik di Libur Natal dan Tahun Baru

Survei Kemenhub: 74 Persen Masyarakat Tak Mudik di Libur Natal dan Tahun Baru
UANG | 4 Desember 2020 18:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan membeberkan hasil survei soal keputusan mudik di libur akhir tahun.

Dari 1.634 sampel, hasil survei yang dilakukan secara online ini menunjukkan, 73 persen responden memilih untuk tidak mudik akhir tahun ini. Sisanya, 27 persen masih akan melakukan mudik.

"Kita bersyukur, karena masyarakat sudah tahu kenapa nggak mudik, karena masalah waktu dan juga karena Covid-19, mudah-mudahan masyarakat semakin sadar," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/12).

Kemudian, survei juga menunjukkan sebanyak 40 persen responden memilih pergi karena memang ingin pulang ke kampung halaman. Lalu, 12 persen ke rumah saudara, 11 persen ke lokasi wisata dan 37 persen lainnya.

Untuk daerah asal keberangkatan, sebanyak 31,64 persen responden memulai perjalanan dari Jabodetabek.

"Kemudian, tujuan perjalanan paling banyak itu sama tiap tahun, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat," jelas Budi.

Kendati hasil survei menunjukkan masyarakat kemungkinan besar akan menahan perjalanan, Budi mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, terutama TNI, Polri hingga BMKG untuk memastikan kesiapan angkutan natal dan tahun baru 2021 (nataru), terutama dalam prediksi cuaca.

"Kemarin di beberapa daerah curah hujan tinggi, sungai naik ke permukaan sehingga ada beberapa jalan nasional, provinsi nggak bisa dilalui karena banjir. Jadi kita dengarkan BMKG untuk antisipasi," ujar Budi.

Baca Selanjutnya: Pembatasan Operasional Angkutan Barang...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami