Syarat Badan Usaha Boleh Komersialisasi Jargas

Syarat Badan Usaha Boleh Komersialisasi Jargas
UANG | 11 Februari 2020 13:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah telah menerbitkan aturan terkait pembangunan jaringan gas (jargas) tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam aturan, kontraktor kerjasama diwajibkan untuk memberikan alokasi gas untuk jargas dan BUMN boleh menjual pipa gas secara komersial dengan volume maksimal 1.000 m3 per bulan.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Alimuddin Baso, membenarkan pernyataan tersebut. Namun, dia memberi catatan bahwa badan usaha tersebut tidak boleh memanfaatkan alokasi jargas untuk rumah tangga.

"Ini kan kalau ada pipa yang kita bangun pakai APBN. Dia (badan usaha) boleh memanfaatkan pipa itu untuk kepentingan komersil. Tetapi tidak boleh memanfaatkan alokasi gas yang untuk rumah tangga," jelasnya di Jakarta, Selasa (11/2).

Dalam kerjasama ini, Alimuddin mempertegas bahwa pemerintah akan meminjamkan pipa gas tersebut kepada pihak badan usaha. "Yang jelas pemerintah serahkan asetnya kepada mereka, silakan dikerjasamakan," ungkapnya.

Dia pun membuka pintu kepada badan usaha yang mau terlibat dalam pengelolaan pipa jargas mulai saat ini. "Itu bisa sekarang kalau sudah mau mereka," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Pemerintah Janjikan Insentif

insentif

Oleh karenanya, dia meneruskan, pemerintah sangat berharap partisipasi publik yang lebih besar dalam pengelolaan jargas. Sebab menurutnya, pemerintah hanya mampu membiayai proyek jargas sekitar 20-25 persen melalui APBN.

Alimuddin juga menjanjikan pemberian insentif bagi pelaku usaha yang mau terlibat pengelolaan jargas lewat skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) ini.

"Nanti ada kemudahan, nanti kita mungkin bantu di regulasinya. Makanya pelan-pelan kita dorong semua aspek. Itu cara kita bahwa ini loh, Anda boleh masuk sini. Sekarang kita fokus dulu APBN," imbuh dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
ESDM Target Swasta Ikut Bangun Jargas Mulai 2021
PGN Ingin Bangun Penyaluran Gas Tanpa Pipa di Indonesia Timur
Menteri Jonan Resmikan 2 Proyek Infrastruktur Gas di Palembang
ESDM Bangun 78.126 Jaringan Gas Rumah Tangga di 18 Kabupaten Kota
BPH Migas Target 78 Kabupaten Tersambung Jaringan Gas Bumi di 2019
Telan Rp 46 Miliar, PGN Bangun 5.120 Jaringan Gas Rumah Tangga Bogor
PGN Butuh Rp 12,5 Triliun Bangun 5 Juta Jaringan Gas Baru Hingga 2025

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami