Tahan Penurunan Produksi Blok Migas Tua, Pertamina Bor 411 Sumur di 2020

UANG | 29 Januari 2020 19:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina berupaya menahan laju produksi migas dari Blok Migas transisi yang ditugaskan Pemerintah untuk dioperasikannya. Caranya, dengan melakukan pengeboran sumur pengembangan di blok migas tersebut.

Pada tahun ini, Pertamina menargetkan pengeboran sebanyak 411 sumur di 2020, di mana 122 sumur di antaranya berada di Blok Mahakam.

"Jadi target kita ngebor di 2020 itu ada 411 sumur, atau 90 persen target nasional," kata Nicke, saat rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/1).

Menurutnya, mengoperatori blok migas tua membutuhkan upaya yang lebih giat dan meningkatkan biaya produksi. Sebab, laju penurunan produksi migas dari blok tua sangat cepat jika tidak dirawat dengan baik.

‎"Karena kita dapatkan blok-blok yang sudah tua yang sudah beroperasi lama. Jangankan meningkatkan produksi apalagi menahan," tuturnya.

Salah satu upaya yang akan dilakukan Pertamina untuk menahan laju produksi migas dari blok yang sudah tua adalah dengan menerapkan teknologi Enhance Oil Recovery (EOR). "Ini adalah teknologi bagaimana kita mengangkat minyak-minyak yang menempel di bawah yang belum bisa diangkat, ini ada dengan steam fluid, ada chemical injection, ada dengan surfactan," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Menteri Arifin Buka-bukaan Masalah Lifting Minyak, Diramal Cuma 743.000 Bph di 2024
Menteri Sri Mulyani Pesimistis Target Lifting Migas 2020 Tercapai, ini Alasannya
Penghentian Pengeboran Blok Rokan Dinilai Pengaruhi Produksi Migas RI
Jadi Komisaris Utama PGN, Arcandra Tahar Fokus Pemanfaatan Gas Bumi
Pertamina Beberkan Alasan Lifting Migas Tak Capai Target di 2019
DPR Tunggu Upaya Pemerintah Berantas Mafia Migas

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.