Tak Ada Konsumen Akibat Covid-19, Ribuan Pangkas Rambut Asgar Gulung Tikar

Tak Ada Konsumen Akibat Covid-19, Ribuan Pangkas Rambut Asgar Gulung Tikar
UANG | 8 April 2020 17:24 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Merebaknya virus corona hingga menjadi pandemi di seluruh dunia berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis pangkas rambut asal Garut atau Asgar di berbagai daerah Indonesia.

Ketua Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG), Irawan mengatakan, sejak awal maret 2020 secara bertahap sebanyak 2.500 pekerja asgar terpaksa pulang kampung, setelah usahanya gulung tikar akibat dihantam wabah corona.

"Karena banyak gerai asgar yang tersebar di wilayah Indonesia, kehilangan konsumen hingga 100 persen," kata Irawan melalui sambungan telepon pada Rabu (8/4).

Padahal, Irawan menyebut dalam satu hari tiap gerai pangkas rambut asgar bisa mengantongi minimal Rp200.000, sebelum datangnya virus mematikan asal kota Wuhan.

Walhasil sebagai pekerja informal yang tidak memiliki pendapatan tetap layaknya PNS, tentu para seniman rambut tersebut dibuat pusing untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup disaat kondisi ekonomi sedang sulit.

1 dari 1 halaman

Harap Bantuan Pemerintah

pemerintah rev1

Oleh karena itu, Irawan berharap uluran bantuan pemerintah baik berupa uang tunai maupun sembako, segera diberikan kepada para pekerja informal karena bagian dari masyarakat yang terdampak pandemi corona.

Dirinya tak lupa berpesan kepada rekan seprofesi yang masih membuka bisnisnya, untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi aturan pemerintah agar terhindar dari risiko tertular virus covid-19. (mdk/idr)

Baca juga:
Dampak Corona di Bogor, 1.467 Pekerja Dirumahkan dan 82 Orang Di-PHK
Melihat Proses Tes Cepat Covid-19
Jadi Pasien Covid-19, Bima Arya Ingin Dokumentasikan Pengalamannya Lewat Buku
Driver Ojek Online Pasrah, Tanpa PSBB Saja Hidup Sudah Susah
Ketua KPK Minta Kepala Daerah Tidak Ragu Pakai Anggaran Penanganan Virus Corona
Tenaga Medis Tangani Pasien Corona di Riau Diberi Tunjangan Rp2 Juta per Hari

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5