Tak Ada Pengurus, Puluhan Koperasi Diusulkan Segera Dibubarkan

Tak Ada Pengurus, Puluhan Koperasi Diusulkan Segera Dibubarkan
UANG | 7 Januari 2020 18:38 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Sebanyak 58 koperasi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diusulkan untuk dibubarkan karena tidak diketahui pengurusnya serta selama beberapa tahun terakhir tidak ada aktivitas. Hal ini diucapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, UKM Kudus Bambang TW dikutip dari Antara.

"Selain itu alamat kantornya juga sulit dilacak serta selama dua tahun tidak melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT)," ujarnya di Kudus.

Untuk itu, pihaknya mengusulkan pembubaran 58 koperasi tersebut ke Kementerian Koperasi. Saat ini, kata dia, tinggal menunggu balasan.

Menurut dia, banyak faktor yang menyebabkan koperasi tidak bisa berjalan dengan baik, salah satunya karena karena faktor pengurusnya yang sudah tua dan modal yang dimiliki juga terbatas.

Seharusnya, setiap koperasi tidak hanya didukung permodalan yang besar, melainkan harus didukung pula ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dan berkualitas.

1 dari 1 halaman

Penyebab Harus Dibubarkan

Penyebab puluhan koperasi diusulkan untuk dibubarkan, karena tidak ada kegiatan selama periode tertentu, tidak ada pengurusnya, tidak melaporkan RAT, serta alamat kantornya juga tidak diketahui.

Dalam rangka menghindari koperasi yang tidak aktif semakin bertambah, Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, UKM Kudus juga menyelenggarakan pelatihan kualitas SDM koperasi.

Sementara untuk koperasi simpan pinjam, difasilitasi untuk mengikuti program sertifikasi kompetensi untuk pengelola maupun manajer koperasi.

Adapun jumlah koperasi di Kabupaten Kudus sebanyak 548 koperasi dan sebanyak 480 koperasi masih beroperasi meskipun ada yang dinyatakan kurang sehat. (mdk/idr)

Baca juga:
Dekopin Puji Komitmen Kementan Tingkatkan SDM Koperasi Pertanian Melalui Konstratan
Menkop Teten: Undang-Undang UMKM & Cipta Lapangan Kerja Bakal Dilebur Jadi Satu
Menteri Teten Beberkan 5 Strategi Bawa Produk UMKM ke Pasar Global
Capai Visi RI 2030, Menteri Teten Ajak Askopindo Memasyarakatkan Koperasi ke Milenial
Menunggu Gebrakan Teten Masduki Majukan Koperasi di Era Industri 4.0
Membaca Pemikiran Ma'ruf Amin Soal Koperasi Menjadi Konsep Ekonomi Kerakyatan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami