Target Punya 5 Kilang Baru di 2026, Bos Pertamina Pastikan RI Bakal Bebas Impor BBM

Target Punya 5 Kilang Baru di 2026, Bos Pertamina Pastikan RI Bakal Bebas Impor BBM
UANG | 1 Juli 2020 18:43 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengatakan pihaknya hingga kini terus berupaya mempercepat pengembangan kilang proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan pembangunan kilang baru proyek Grass Roof Refinery (GRR). Setidaknya ditargetkan RI akan punya 5 kilang besar di 2026.

"Dengan pembangunan 4 RDMP dan 1 GRR di 2026, kita sudah tidak lagi melakukan impor gasoil (solar), kita tidak impor, malah berlebih. Kita lakukan ekspor," ujar Nicke saat menghadiri rapat dengan DPR, Jakarta, Rabu (1/7).

Meski demikian, kelancaran pembangunan kilang tersebut membutuhkan kesepakatan semua pihak. Apalagi pembangunan kilang tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).

"Kita hanya butuh sedikit gasoline (bensin) untuk impor. Dengan 4 RDMP dan 1 GRR cukup. Tapi ini kan butuh kesepakatan semua. Seluruh pembangunan kilang itu dan merupakan PSN. Jadi kami tetap jalankan," jelasnya.

Nicke meminta anggota dewan turut mendukung terbangunnya kilang di Indonesia. "Tapi kan masalahnya kita masih impor, kami tidak bisa nunggu. Jadi kami lakukan saja. Kami harap dari bapak ibu anggota Komisi VII bersama-sama lakukan ini agar tidak ada lagi masalah," sambungnya.

Nicke menambahkan, pengurangan impor minyak merupakan tugas utama Pertamina yang akan diselesaikan melalui pembangunan kilang. "Salah satu tanggung jawab Pertamina adalah mengurangi defisit neraca perdagangan dengan membangun kilang," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Proyek Kilang Pertamina Akan Beri...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami