Target Selesai Akhir 2022, Pembangunan Bandara Siboru Fak-Fak Capai 30 Persen

Target Selesai Akhir 2022, Pembangunan Bandara Siboru Fak-Fak Capai 30 Persen
Menhub Janji Tidak Akan Persulit Ojol soal STRP. ©2021 Merdeka.com
EKONOMI | 24 September 2021 15:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebut, proyek bandara Siboru Fak-Fak akan terus berjalan sesuai rencana meski di tengah pandemi Covid-19. Dia menyebut saat ini progresnya telah mencapai 30 persen.

Menhub Budi bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, meninjau progres pembangunan dua bandara yang berada di Papua Barat yaitu Bandara Siboru di Fak-fak dan Bandara Rendani di Manokwari.

Menhub mengatakan, saat ini progres pembangunan Bandara Siboru di Fak-Fak sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022.

"Dengan kondisi geografis yang sulit tentunya dibutuhkan upaya lebih untuk membangun Bandara Siboru ini," jelas Menhub Budi dalam keterangan resmi, Jumat (24/9).

Menhub mengungkapkan, saat ini di Fak-Fak sudah memiliki bandara eksisting yaitu Bandara Torea, namun hanya memiliki landasan sekitar 1400 m dan belum bisa didarati pesawat berbadan besar. Oleh karenanya dibangunlah Bandara baru yang berlokasi di Siboru.

"Diharapkan dengan hadirnya bandara Siboru, menciptakan konektivitas dari dan ke Fak-Fak sehingga kota ini bisa menjadi tujuan wisata baru, dan pergerakan manusia dan barang bisa dilakukan dengan lancar. Oleh karenanya, saya mohon dukungan dari Gubernur, Forkompinda, Pangda dan juga masyarakat Fak-Fak agar pembangunan bandara ini berjalan dengan lancar," ungkap Menhub Budi.

2 dari 2 halaman

Progres Pembangunan

target selesai akhir 2022, pembangunan bandara siboru fak-fak capai 30 persen

Pembangunan Bandara Siboru dimulai pada tahun 2020, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi udara di wilayah Papua Barat.

Sebelumnya Menhub Budi bersama Menteri Bahlil juga meninjau progress pembangunan Bandara Rendani di Manokwari, Papua Barat. Saat ini, tengah dilakukan pekerjaan box culvert (gorong-gorong) dan pembangunan relokasi jalan dan jembatan untuk akses menuju bandara.

Serta nantinya akan dilakukan perpanjangan runway/landasan pacu dari 2.000 m menjadi 2.300 m agar bisa didarati pesawat yang lebih besar, karena Manokwari merupakan Ibukota Provinsi.

Kehadiran bandara ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi udara, dan membuka gerbang perekonomian dan pariwisata di Manokwari dan sekitarnya.

Selain kedua bandara ini, Kemenhubi juga tengah membangun sejumlah bandara di Papua dan Papua Barat seperti: Bandara Nabire Baru, Anggi, Illaga, dan Ewer.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Cegah Varian Baru Masuk, Hanya Bandara dan Pelabuhan ini Dibuka untuk Rute Asing
Aturan Baru: Penumpang Pesawat dari Luar Negeri Wajib Tes PCR di Bandara Cengkareng
Ada PPKM, Pergerakan Penumpang di Bandara AP I Tumbuh 10 Persen di Agustus
Intip, Megahnya Bandara Sentani Jayapura Sambut PON XX 2021
Bandara Sepinggan Balikpapan Kembali Sabet Predikat Terbaik Asia Pasifik
Ngurah Rai Bali Dinobatkan Salah Satu Bandara Teraman untuk Bepergian di ASEAN
Penumpang di Bandara Bali Naik Setelah Tarif PCR dan Antigen Turun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami