Tarif Batas Atas Turun, Harga Tiket Pesawat Terpantau Masih Mahal

UANG | 15 Mei 2019 13:14 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Pemerintah menetapkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat rute domestik turun 12 persen hingga 16 persen. Penetapan tarif ini akan segera berlaku hari ini.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Rudiana mengatakan belum terlihat adanya indikasi harga tiket pesawat akan turun. Ini berdasarkan hasil pantauan di tempat-tempat penjualan tiket dan anggota asosiasi.

"Belum. Ini saya buka langsung di komputer belum ada harga turun. Tidak ada. Itu bunyinya doang yang bagus," kata dia, ketika dihubungi Merdeka.com, Rabu (15/5).

"Mungkin kan baru tanda tangan hari ini, mulai berlaku besok. Tapi saya buka untuk yang besok ke Bali Rp1,9 juta, Garuda itu masih. Apanya yang turun?," lanjut dia.

Saat ini, pihaknya sebagai pelaku bisnis penjualan tiket masih menunggu adanya penurunan harga tiket pesawat terbang setelah pemangkasan tarif batas atas (TBA) oleh pemerintah.

"Tidak benar ini kalau kita lihat. Kan banyak juga teman-teman yang tanya, 'Pak sudah turun ya? Boleh ya nanti kita ini dong, nanti kita booking', boleh saya bilang mudah-mudahan," jelas Rudiana.

Sebab, sebagai penjual tiket, dia dan anggota asosiasi hanya bisa menunggu kebijakan terkait tiket yang dipatok oleh pihak maskapai. "Penjual pakai harga dari Airline. Sesuai Airline. Tidak bisa. Kita ikutin. Kita kan hanya penjual," tandasnya.

Baca juga:
TBA Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Sebut Maskapai Bakal Tutup Rute Sepi
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Pangkas Layanan ke Penumpang
Menengok Sisi Lain dari Mahalnya Harga Tiket Pesawat
Penurunan Tarif Batas Atas Dinilai Bisa Naikkan Permintaan Tiket Pesawat
Tiket Pesawat Mahal, Penggunaan Bus Antar Kota Meningkat 300 Persen
Kritik Penurunan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tak Efektif, YLKI Mau PPN Turut Turun

(mdk/azz)