Tarif cukai naik, harga rokok per 1 Januari 2016 akan makin mahal

Tarif cukai naik, harga rokok per 1 Januari 2016 akan makin mahal
UANG | 18 November 2015 18:06 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai untuk rokok pada tahun depan. Rata-rata kenaikan tarif cukai rokok sebesar 11,5 persen.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan NE Fatimah mengatakan tarif baru ini akan efektif berlaku mulai 1 Januari 2016. Adanya penyesuaian tarif cukai disebabkan target penerimaan negara dari sektor ini naik menjadi Rp 139,82 triliun.

"Beban cukai hasil tembakau (HT) dinaikkan secara moderat berkisar mulai Rp 0 sampai Rp 70 per batang," tulisnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (18/11).

Kemenkeu memutuskan kenaikan pada produk rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 11,4 persen sampai 15,6 persen. Sigaret Putih Mesin (SPM) sebesar 12,9 persen sampai 16,4 persen dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebesar 0 persen sampai 12 persen.

"Kenaikan tarif cukai HT dilakukan dengan mempertimbangkan antara lain tingkat sensivitas harga, jenis HT, dan golongan pabrikan rokok," tuturnya.

Tarif cukai untuk jenis Klobot (KLB), dan Kelembak Menyan (KLM), Tembakau Iris (TIS), Cerutu (CRT), dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) tidak mengalami kenaikan guna menjaga keberlangsungan tenaga kerja. Sementara, tarif cukai untuk rokok impor ditetapkan sama dengan tarif cukai tertinggi untuk masing-masing jenis dan golongan HT yang diproduksi di dalam negeri. (mdk/bim)

DPR: Minuman berpemanis perlu dikenakan cukai di 2016

Gudang Garam berencana naikkan harga rokok bulan depan

Target kenaikan cukai rokok 2016 diproyeksikan jadi 11,5 persen

Produksi menurun, pemerintah diminta tak naikkan target cukai rokok

Apindo nilai penaikan target cukai tahun depan dipaksakan

Tolak pemerintah naikkan target cukai, pengusaha rokok lapor DPR

Target cukai rokok 2016 terlalu tinggi dan tak realistis

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5