Tarif Tol Disebut Termahal se-Asia Tenggara, KSP Tekankan Manfaat Pada Kinerja Usaha

UANG | 8 Februari 2019 19:59 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Deputi III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis Kantor Staf Presiden (KSP), Denni Puspa Purbasari, mengaku keberadaan tol membawa dampak ekonomi besar. Hal ini dikatakan seiring ramainya pernyataan bahwa tarif tol Indonesia termahal se-Asia Tenggara.

Menurut dia, ruas tol yang dibangun akan memberikan dampak pada pemangkasan waktu tempuh arus lalu lintas logistik. "Kalau kita bicara tentang jalan tol, semula mereka mungkin mengirim barang dari Surabaya ke Jakarta membutuhkan waktu 2 hari. Tapi mungkin dengan adanya tol jadi 12 jam, atau beberapa jam bisa terlampaui," ujar dia di Jakarta, Jumat (8/2).

"Artinya apa. Memangkas ongkos. Waktu yang dia spend di jalan jadi lebih pendek, konsentrasinya di jalan juga tidak setegang lewat jalan non tol, kemudian bisa berkumpul dengan keluarga," lanjut dia.

Menurut dia, para pelaku bisnis logistik tentu akan memperhatikan hal tersebut. Para pengusaha tentu akan menghitung perbandingan antara biaya yang dia keluarkan untuk transportasi dengan kinerja usahanya.

"On top dari jalan tol, ini kan ada pemanfaatan ekonomi apakah itu worth it untuk dibayar? Saya punya hipotesis begini, kalau jalan tol itu rame, itu artinya apa, itu berarti punya value bagi penggunanya," jelasnya.

Jika tarif tol yang ada saat ini tidak efisien dan memberatkan pengusaha, tentu maka para pengusaha akan memilih untuk tidak menggunakan jalan tol. "Itu aja, dia bisa hitung-hitungan cost and benefit. Kalai dia tidak bisa mengalahkan ongkos, pasti akan lewat pantura, kalau bisa mengalahkan ongkos itu, manfaat lebih besar dari ongkos, dia pasti akan lewat sana (tol)," tandasnya.

Baca juga:
Bos PINA Soal Tarif Tol RI Termahal se-ASEAN: Tahun Pembuatan Berpengaruh
Said Didu: Jalan Tol yang Untung di Indonesia Cuma Tiga
Said Didu Ungkap Penyebab di Balik Tarif Tol Indonesia Termahal se-Asia Tenggara
Bantah Tim Prabowo, Bappenas Sebut Jalan Tol Sumber Pertumbuhan Ekonomi
Bos Bappenas Usul Ada Tarif Khusus Truk di Jalan Tol
Wapres JK: Tidak Semua Tarif Tol Di Indonesia Mahal, Jagorawi Malah Termurah di Dunia
Ombudsman Sayangkan Pernyataan 'Tak Dukung Jokowi Jangan Pakai Jalan Tol'

(mdk/bim)