TCASH Tunda Perubahan Akibat Kendala Teknis, Bos LinkAja Pastikan Keamanan Saldo

UANG | 23 Februari 2019 13:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - TCASH memulai perubahan menjadi LinkAja. Pada pelaksanaannya, proses konversi aplikasi ini mengalami kendala teknis, sehingga untuk kenyamanan pelanggan, TCASH menunda proses konversi aplikasi mobile ke LinkAja dan mengembalikan ke aplikasi mobile TCASH semula.

Direktur PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), Danu Wicaksana, mengatakan ini agar pelanggan tetap dapat menggunakan layanan TCASH dengan normal, di mana akun dan saldo pelanggan dipastikan keamanannya. Penundaan proses migrasi aplikasi mobile ini direncanakan hingga awal minggu depan.

"Kami mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah menganalisa secara menyeluruh kami memutuskan untuk menunda," ungkapnya, Sabtu (23/2).

Sebelum proses migrasi ini, TCASH melakukan berbagai persiapan bisnis maupun teknis. Meski demikian tim teknis kemudian menemukan masalah teknis dalam proses konversi update aplikasi mobile TCASH ke LinkAja.

Hal ini berakibat pelanggan yang mengupdate/mengkonversi aplikasi mobile TCASH ke LinkAja menemui kendala untuk login.

Kendala teknis ini berimbas pada layanan-layanan yang berbasis aplikasi mobile sedangkan layanan berbasis lainnya berjalan dengan normal tanpa gangguan seperti layanan pembayaran di berbagai merchant menggunakan NFC dan token.

Layanan isi saldo di mitra-mitra TCASH termasuk kanal-kanal ATM dan aplikasi elektronik dari Bank Himbara, layanan USSD (*800#) bagi pengguna ponsel non-smartphone, layanan web-check out seperti di Blanja.com dan aplikasi KAI Access.

Danu menuturkan, pelanggan-pelanggan TCASH yang lebih dari 95 persen menggunakan ponsel berbasis Android akan mendapatkan SMS berisi petunjuk untuk mengupdate aplikasi mereka kembali ke aplikasi mobile TCASH sebelumnya, sehingga bisa melakukan transaksi TCASH secara normal.

Sedangkan untuk pelanggan berbasis iOS untuk beberapa hari ke depan belum bisa menggunakan layanan aplikasi mobile TCASH.

"Pengalaman pengguna merupakan prioritas utama kami. Sekali lagi kami mohon maaf atas kendala teknis pada proses konversi ke aplikasi mobile LinkAja ini. Kami berupaya untuk melakukan perbaikan sesegera mungkin," ujar dia.

"PT Finarya melalui LinkAja juga sangat berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam rangka mendorong program GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) dan meningkatkan inklusi keuangan menuju 75 persen pada tahun 2019 ini," dia menambahkan.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

Baca juga:
BUMN Blak-blakan Strategi LinkAja Bersaing Dengan GO-PAY dan OVO
Bos BCA Sambut Positif Kehadiran LinkAja, Berharap Tumbuhkan Kesadaran Non Tunai
Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui Masyarakat Tentang LinkAja
TCASH Berubah Menjadi LinkAja Mulai Hari ini, Apa yang Berubah?
Menteri Rini Targetkan LinkAja Diluncurkan Maret

(mdk/bim)