Tekan Impor, Menperin Dorong Industri Manufaktur Gunakan Produk Dalam Negeri

Tekan Impor, Menperin Dorong Industri Manufaktur Gunakan Produk Dalam Negeri
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia
EKONOMI | 19 Mei 2021 15:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian terus mendukung penggunaan produk dalam negeri, khususnya di sektor manufaktur. Langkah ini dilakukan untuk mendongkrak program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) sebagai upaya menekan impor.

"Kami terus membuka fasilitas sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk memberikan kepastian legalitas terkait kandungan nilai produk dalam negeri," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat mengunjungi PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT. YPTI) di Sleman, Yogyakarta (19/5).

Agus saat ini mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar, Pandjaitan saat meninjau PT YPTI sebagai salah satu industri pendukung P3DN.

PT YPTI merupakan perusahaan manufaktur yang berdiri sejak 1999. Perusahaan ini telah mengimplementasikan program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri dengan mengembangkan welcab Toyota Sienta (alat bantu disabilitas), komponen pembangkit listrik, alat kesehatan (ventilator dan GeNose C19), mesin perkakas (CNC Milling) serta alat peraga pendidikan untuk sekolah vokasi.

Pengembangan alat kesehatan yaitu ventilator dan GeNose C19 bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada. PT YPTI berperan pada produksi komponen mekanik dan plastik pada GeNose C19.

"Kementerian Perindustrian melalui direktorat teknis terkait juga selalu memberikan pendampingan kepada industri dalam negeri untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk yang dihasilkan," ungkap Agus.

Baca Selanjutnya: Dukung Industri Dirgantara...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami