Telkom kerja sama Singtel, Menteri Rini bantah jual data rahasia RI

Telkom kerja sama Singtel, Menteri Rini bantah jual data rahasia RI
Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com
UANG | 20 Juni 2015 19:16 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membantah kerja sama pembangunan pusat data antara Telin Singapore, anak usaha Telkom Indonesia, dengan Singapore Singapura Telecommunication (Singtel) bukan dalam rangka penjualan data rahasia negara.

"‎Yang perlu ditekankan, sedang dalam pembicaraan untuk adanya kerja sama dengan Singtel, membentuk join venture untuk beri solusi ICT. Itu membicarakan mengenai sistem. Kami nggak membicarakan mengenai data," ujar Rini, Jakarta, Sabtu (20/6).

Telin Singapore telah dipercaya Singapura untuk membangun dan mengoperasikan pusat data di Jurong. Data center bakal dibangun di atas lahan seluas 8 ribu meter persegi itu ditargetkan beroperasi pada triwulan ketiga 2016 tersebut.

Proyek itu diharapkan dapat memperkuat posisi Telin Singapore sebagai strategic hub bagi Telkom Group yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lainnya.

"Telin ‎ini membuat data center, dan telah memenangkan tender Jurong di 2014. Jadi itu dasarnya," kata dia.

Seperti diketahui, Indonesian Club (IC) melaporkan Rini Soemarno ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Rini dinilai telah menjual rahasia negara melalui persetujuan kerja sama antara PT Telkom Indonesia dengan Singtel.

IC memandang Rini menabrak sejumlah aturan dalam undang-undang terkait intelijen negara, meskipun sejumlah pihak menganggap lumrah informasi yang diberikan itu dalam kerja sama dan dalam konteks 'business to business'. (mdk/yud)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami