Terkumpul Donasi Rp4 M, Program Pray for Palu Sasar Pembangunan Masjid dan SDIT

UANG | 10 Agustus 2019 14:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bersama Gitaris Slank Abdee Negara (Abdee Slank) dan Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (FT UGM) menggalang donasi pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya dengan nama Pray for Palu.

Dari hasil penggalangan dana tersebut, Menhub Budi bersama Abdee Slank dan Dekan FT UGM Nizam coba membangun Masjid Ar Rahman dan sebuah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

"Saya bersama mas Abdee dan Fakultas Teknik UGM melakukan suatu upaya pengumpulan dana yang kita namakan Pray Palu. Itu kita lakukan setengah tahun yang lalu pada saat kejadian," ujar Menhub Budi pasca prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid dan SDIT di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/8/2019).

Dia menyebutkan, Pray for Palu telah berhasil mengumpulkan total dana donasi hingga sekitar Rp4 miliar. Uang tersebut disebutnya akan disalurkan untuk pembangunan Masjid Ar Rahman dan SDIT.

Selanjutnya, dia juga meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk mengawal proses pembangunan masjid dan SDIT. "Saya mengharapkan Pemda seyogyanya mengawal apa rekomendasi teknis apa yang boleh dan tidak boleh dibangun," sambungnya.

Ke depan, dia berharap agar fungsi masjid dan sekolah itu dapat menjadi cerminan akan harmonisasi di tengah keragaman Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.

"Kita membangun masjid dengan baik, tapi yang juga jadi PR bagi kita adalah untuk menjaga keragaman dalam hidup berbangsa dan bernegara," pungkas Menhub Budi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6

Baca juga:
LSM Kemanusiaan Buatkan 12 Hunian dari Bambu untuk Korban Gempa Palu
PUPR Target Bangun 11 Ribu Hunian Tetap Untuk Korban Palu
Wiranto Minta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dampak Tsunami Palu Diselesaikan
Pemerintah Bangun Kawasan Hunian Tetap untuk Korban Gempa Sulteng
Sulawesi Tengah Diproyeksikan jadi Pusat Manufaktur di 2024
ADB Setujui Pinjaman Rp4,22 Triliun Pulihkan Sulteng Pasca Bencana
9 Bulan Gempa dan Tsunami Sulteng, Hunian Para Korban Harus Diprioritaskan

(mdk/bim)