Thailand Larang Terbang Boeing 737 Max 9 Selama Tujuh Hari
UANG | 13 Maret 2019 19:28 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Otoritas Penerbangan Sipil Thailand memutuskan untuk melarang terbang pesawat Boeing 737 Max 9 selama tujuh hari, menyusul kecelakaan mematikan di Ethiopia pada Minggu (10/3) yang melibatkan jet Boeing 737 Max 8.

Maskapai Thailand tidak mengoperasikan jet Boeing 737 Max 8. Tetapi Thai Lion Air mengoperasikan tiga jet Boeing 737 Max 9 yang telah digunakan sejak Januari tahun lalu.

Pihak berwenang mengatakan akan menangguhkan penggunaan pesawat Boeing 737 Max 9 Thai Lion Air mulai 14 Maret hingga 20 Maret dan akan terus bekerja pada langkah-langkah keselamatan.

Otoritas mengatakan telah meminta maskapai untuk menggunakan pesawat lain sebagai tindakan pencegahan guna memastikan keselamatan publik.

Kecelakaan pada Minggu (10/3) di Ethiopia adalah kali kedua yang melibatkan model yang sama dalam waktu kurang dari lima bulan. Sebuah jet penumpang Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan oleh Lion Air Indonesia jatuh pada Oktober tahun lalu, menewaskan 189 orang. Kedua kecelakaan itu menimbulkan kekhawatiran besar tentang keselamatan pesawat terbang itu.

Baca juga:

Luhut Panggil Kemenhub dan KNKT Bahas Perkembangan Boeing 737 Max 8

Penghentian Operasional Boeing 737 Max 8 Diklaim Tak Ganggu Jadwal Penerbangan

India Ikut Kandangkan Pesawat Boeing 737 Max 8

Jokowi soal Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang: Keselamatan Penumpang Nomor Satu

Pesawat Boeing 737 MAX Dilarang Terbang di Uni Eropa

Uni Eropa Hingga Uni Emirat Arab Larang Boeing 737 Max 8 Terbang

(mdk/idr)