Tiga Prioritas untuk UMKM di Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2021

Tiga Prioritas untuk UMKM di Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2021
UANG | 3 Juni 2020 16:45 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-Ma'ruf telah menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021. Salah satu prioritas dalam RKP tersebut diberikan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melakukan transformasi pasca Covid-19.

Direktur Pengembangan UKM dan Koperasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Ahmad Dading Gunadi menjelaskan, dalam RKP 2021 pemerintah akan melakukan peningkatan kemitraan usaha antara usaha mikro kecil dan usaha menengah besar. Itu dilakukan untuk meningkatkan pengembangan kapasitas usaha di sektor tersebut.

"Peluang ini bisa bekerja sama dengan pemerintah dan swasta, pola pendamping para konsultan ataupun jasa-jasa pelatihan yang memang sudah melakukan bantuan atau bantuan secara dengan gratis ataupun berbayar," kata dia dalam diskusi online di Jakarta, Rabu (3/6).

Peluang kerjasama ini nantinya dapat dimanfaatkan agar produk-produk UMKM bisa sesuai dengan standarisasi dan mendapatkan sertifikasi produk. Oleh karenanya, penguatan kapasitas kelembagaan dan perluasan kemitraan terhadap UMKM diperlukan.

Selanjutnya, prioritas kedua pemerintah juga akan melakukan peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan bagi UMKM. Ini dapat berupa penyediaan insentif fiskal, skema pembiayaan termasuk modal kerja dan pendampingan mengakses kredit atau pembiayaan.

"Pembiayaan akan diteruskan terkait dengan insentif fiskal, untuk meningkatkan kapasitasnya semua sebenarnya sudah disiapkan dan ini tadi sudah sesuai juga dengan sebagian yang disampaikan," kata dia.

Kemudian fokus terakhir dilakukan pemerintah dalam RKP 2021 yakni melakukan peningkatan penciptaan peluang usaha. Hal ini berkaitan dengan pelatihan teknis dan kewirausahaan, inkubasi usaha, digitalisasi UMKM, serta penguatan kapasitas layanan usaha.

"Ini sudah bisa menjadi 3 driver bagi UMKM jadi kegiatannya sebetulnya model-model lama tapi digunakan dengan cara-cara baru supaya bisa cepat menerima kemudian bisa cepat lebih luas lagi," tandas dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Pemberian Dana Stimulus Kepada BUMN Wajib Dievaluasi Berkala
36,7 Persen UMKM Tak Ada Penjualan Akibat Corona
Revisi Perpres 54/2020, Pemerintah Siapkan Skema Baru Dukung UMKM
Taralite Kantongi Izin dari OJK, Dorong Layanan Pinjaman untuk UMKM
Selama PSBB, Penjualan UMKM Makanan dan Minuman Lewat Online Tumbuh Paling Tinggi
BUMN Disarankan Gandeng UMKM Redam Dampak Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5