Tim Tak Lengkap, Menko Luhut Tunda Pembahasan Tol Cisumdawu

UANG | 24 Mei 2019 11:44 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menunda rapat koordinasi (Rakor) mengenai tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), karena tidak lengkapnya peserta rapat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, rapat ini seharusnya dihadiri Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Kementerian Perhubungan, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun, yang hadir hari ini hanya dirinya dan Ridwan Kamil.

"Rapatnya akan diulang lagi, karena tim nya tidak lengkap," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kemenko Maritim, Jakarta, Jumat (24/5).

Dia mengatakan, rencananya rapat tersebut akan membahas progres pembangunan ruas tol Cisumdawu. Selain itu rapat akan membahas pemanfaatan ruas tol saat mudik lebaran 2019.

Menurutnya, sebagian ruas tol akan digunakan pada periode mudik lebaran. Hal ini dilakukan untuk mengatasi lonjakan saat mudik lebaran 2019. Dalam rencana, ruas tol Cisumdawu yang bakal dibuka adalah ruas tol seksi II, ruas Rancakalong-Sumedang. Ruas tol ini, diketahui memiliki panjang 5,5 km.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan kesiapan 5,5 km ruas tol tersebut untuk digunakan. Yang perlu dilakukan ke depan adalah terkait mekanisme pengaturan di lapangan.

"Tidak ada masalah, itu mah tinggal diatur oleh petugas di lapangan saja. Terus kita coba terowongan yang sudah selesai," tandas Ridwan.

Baca juga:
Strategi Perum Damri Hadapi Sistem Satu Arah di Tol Trans Jawa saat Mudik 2019
Diskon Tarif Semua Ruas Jalan Tol Saat Mudik Lebaran Diumumkan Besok
Semua Ruas Tol Akan Diberikan Diskon Saat Mudik 2019
Strategi Polisi Atasi Macet di 2 Tol Semarang Saat Mudik
Antisipasi Kepadatan Pemudik di Tol, Pemerintah Siasati Waktu Pemberian Diskon Tarif
Tiket Pesawat Mahal, Jasa Marga Prediksi 150.000 Mobil Pemudik Padati Tol Cikampek

(mdk/azz)