Tingkatkan daya serap pasar, BEI diharapkan tambah investor lokal

UANG | 24 Juli 2018 16:40 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Isakayoga mengharapkan makin banyak perusahaan lokal dan perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar melantai di pasar modal.

Sebab, meskipun Bursa Efek Indonesia cukup berhasil dalam upaya mempermudah investor melakukan IPO (pencatatan saham perdana), tapi jumlah investor lokal, apalagi investor bermodal besar masih minim.

"Kalau dari segi kemudahan IPO sudah ada, hanya mungkin investor lokal kita yang kurang besar daya serapnya. Masih perlu ditingkatkan karena kita tahu yang listing bukan yang besar-besar, kita perlu yang blue chip, seperti BUMN," ungkapnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/7).

Karena itu, dia berharap otoritas pasar modal terus melakukan edukasi dan mengajak investor lokal untuk melantai di bursa. Berbagai upaya sosialisasi maupun edukasi yang selama ini telah dijalan otoritas pasar modal pun diharapkan dapat menjadi cara ampuh untuk menarik investor lokal.

"Yaitu seperti yuk nabung saham, edukasi lah. Kita harus terus menambah luasan investor lokal juga bukan hanya terpusat di Jakarta saja," tandasnya.

Baca juga:
Asosiasi minta pungutan emiten dihapuskan dan penerapan listing fee diubah
Bursa saham AS akan capai titik jenuh, IHSG diprediksi bisa tembus 6.355
Tumbuh 176 persen, laba bersih triwulan II 2018 Waskita Karya tercatat Rp 3,9 T
2018, Bukit Asam siapkan dana belanja Rp 6,55 T untuk investasi dan pengembangan
Tumbuh 49 persen, laba bersih Bukit Asam semester I Rp 2,58 triliun

(mdk/azz)