Tingkatkan Pelayanan, PUPR Bakal Evaluasi Rest Area di Seluruh Jalan Tol

UANG | 18 Juli 2019 12:30 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan penilaian terhadap kualitas tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area di seluruh jalan tol. Mengingat keberadaannya sangat penting mendukung aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara.

"Kita evaluasi masing-masing kinerja Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT dengan tim pakar independen. Awal Agustus akan mulai disosialisasikan, dan pengumuman hasilnya direncanakan pada 3 Desember 2019 bertepatan dengan Hari Bhakti PU," kata Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian PUPR, Sudirman dikutip Antara, Kamis (18/7).

Sudirman mengatakan, keberadaan rest area menjadi perhatian luas publik dan tuntutan pelayanan TIP meningkat terutama pada masa hari libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru. Sehingga, Kementerian PUPR terus mendorong seluruh BUJT untuk dapat memenuhi dan meningkatkan pelayanan di rest area di antaranya kelengkapan fasilitas, kebersihan, kerapihan dan komposisi ruang usaha bagi usaha kecil dan menengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah mengeluarkan Permen PUPR No. 10/PRT/M/2018 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan Pada Jalan Tol. Dalam Permen tersebut telah diatur fasilitas yang harus tersedia di TIP yang terbagi menjadi tiga tipe yakni TIP tipe A, tipe B, dan tipe C. Untuk TIP tipe A atau tipe tertinggi, misalnya harus tersedia paling sedikit fasilitas SPBU, ATM, toilet, klinik kesehatan, bengkel, mushola, warung atau kios, minimarket, restoran, ruang terbuka hijau dan tempat parkir, juga harus dilengkapi fasilitas untuk kemudahan penyandang disabilitas.

Kehadiran rest area terutama di jalan tol yang baru, selain berfungsi untuk tempat singgah pengendara, juga didorong untuk dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal, melalui penyediaan kios-kios bagi usaha kecil dan menengah untuk mempromosikan produk dan kuliner lokal.

Nantinya, hasil evaluasi akan disampaikan dalam bentuk peringkat, masing-masing peringkat akan disiapkan penghargaan dan teguran. "Hasil evaluasi ini juga akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam menilai kelayakan usulan penyesuaian tarif tol. Yang terpenting setelah evaluasi dipublikasi, seluruh BUJT dapat lebih terpacu untuk meningkatkan kualitas layanannya," imbuhnya.

Kualitas layanan TIP secara menyeluruh harus mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna pada beberapa aspek utama yakni kenyamanan, kerapihan/kualitas lingkungan, dan kelengkapan fasilitas untuk kesetaraan gender bagi kaum difabel, orang lanjut usia, wanita, dan anak-anak.

"Dari hasil pengamatan lapangan pada ruas tol Jagorawi, misalnya masih ada beberapa rest area yang tidak menyediakan fasilitas khusus untuk memberikan kemudahan bagi kaum difabel dan lanjut usia, seperti jalur landai untuk akses kursi roda. Toilet khusus difabel dan anak-anak juga belum banyak disediakan," jelasnya.

Untuk menambah kenyamanan, Sudirman juga meminta pengelola memperbaiki penataan tata ruang dengan penghijauan yang rindang sehingga menciptakan suasana sejuk. Hal yang terpenting untuk juga diperhatikan, yakni tempat pembuangan sampah harus mencukupi di setiap sudut rest area dilengkapi dengan tempat penampungan sementara yang tertutup serta mobil pengangkut sampah yang memadai.

Baca juga:
Kabar Terbaru Pembangunan Kawasan Penunjang Sirkuit MotoGP Mandalika
Meski Ada Insiden Kecelakaan Kerja, Pengerjaan Tol BORR Dijanjikan Tidak Tertunda
Menakar Peluang Menteri-Menteri Lama yang Dipertahankan Jokowi
Komite K2 Beri 8 Rekomendasi Cegah Insiden Tol BORR Tak Terulang
Antisipasi Insiden Tol BORR, Kementerian PUPR Bakal Rajin Sidak Proyek Tol
PUPR Buka Peluang Ada Proyek Infrastruktur Besar 5 Tahun Mendatang

(mdk/azz)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com