Tingkatkan Produksi Beras, Mentan Dorong Revitalisasi Industri Penggilingan Padi

Tingkatkan Produksi Beras, Mentan Dorong Revitalisasi Industri Penggilingan Padi
UANG | 22 Juli 2020 15:19 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut bahwa para pelaku penggilingan memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan produksi beras nasional. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Mentan Syahrul mengharapkan para pelaku penggilingan bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan penggilingannya.

"Kami saat ini memiliki program Komando Strategi Pembangunan Penggilingan Padi (Kostraling). Kostraling ini adalah ruang yang kami buka untuk dimanfaatkan oleh para pengusaha penggilingan, terutama kecil dan mikro. Dan menurut saya, Kostraling ini menjadi tempat bagi penggilingan untuk naik kelas," ungkap Mentan saat membuka Rapat Koordinasi Komando Strategis Penggilingan Padi (Kostraling), Rabu (22/7).

Menurut Syahrul, pihaknya terus berupaya para pengusaha penggilingan padi untuk meningkatkan kelasnya, baik dari sisi kemampuan penggilingan ataupun perannya dalam industri beras.

"Kami harapkan melalui Kostraling, para pelaku penggilingan tidak hanya sekedar menggiling. Tapi juga bisa menjadi buffer stock dengan memiliki gudang dan kemampuan packaging yang lebih baik," jelasnya.

Melalui Kostraling, pihaknya berkomitmen untuk memfasilitasi revitalisasi industri penggilingan padi, terutama skala kecil dan mikro. Revitalisasi tidak hanya bersumber pada dana pemerintah, tapi juga memanfaatkan kerja sama dengan perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Saya berharap akan lebih banyak pelaku penggilingan padi yang memanfaatkan KUR. Bukan berarti kami akan menghilangkan bantuan. Tapi saya yakin kalau menggunakan KUR, para pelaku penggilingan akan menjalankan usaha lebih serius lagi," ungkapnya.

Syahrul menyebutkan industri penggilingan padi maupun sektor pertanian secara umum memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Bahkan ketika banyak sektor lain terdampak akibat pandemi Covid-19, bisnis di sektor pertanian justru tetap menguntungkan.

"Saya selalu mengatakan, Indonesia bisa menang melawan pandemi covid-19 melalui pertanian. Dalam kondisi apapun, semua orang tetap butuh makan. Karena itu, bisnis pertanian, termasuk penggilingan memiliki prospek yang sangat baik. Maka semua penggilingan harus berputar lebih kuat lagi karena hasil pertanian kita tidak hanya dibutuhkan dalam negeri, tapi juga luar negeri," tegas Syahrul.

Baca Selanjutnya: Sambut Positif...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami