Tingkatkan produksi PT Timah, Menteri Rini luncurkan kartu tambang

UANG | 11 Maret 2017 18:00 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno akan meluncurkan kartu tambang (mining card) di Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan produksi PT Timah dan kesejahteraan masyarakat yang menjadi supplier.

Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk Mochtar Riza Pahlevi Thabrani mengatakan peluncuran tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama antara PT Timah dengan PT Bank Mandiri Tbk dalam penyediaan layanan perbankan berupa fasilitas pembiayaan bagi supplier PT Timah.

"Kerja sama ini memiliki peran sangat strategis karena dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat," kata Mochtar seperti dikutip Antara, Sabtu (11/3).

Menurutnya, kerja sama antar BUMN ini dapat mempersingkat proses administrasi dan pembayaran. Selain itu, dengan sistem ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang manfaat tabungan dan kredit itu sendiri.

"Mudah-mudahan ini bisa diterima sehingga kesejahteraan masyarakat penambang bisa menjadi lebih baik," imbuhnya.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menambahkan sinergi ini bisa menjadi solusi bagi supplier financing dan akan efektif untuk membantu PT Timah mempercepat pembayaran kepada supplier. Sehingga memperkuat efisiensi pengelolaan likuiditas PT Timah, serta dapat menjadi motivasi supplier dalam meningkatkan pasokan.

Selain itu, kartu debit co-branding tersebut juga menjadi solusi yang tepat untuk memastikan identitas supplier penerima pembayaran serta kenyamanan supplier karena pembayaran dapat dilakukan secara non tunai.

"Kami berharap keberadaan kartu debit co-branding berdesain khusus tersebut bisa dimanfaatkan PT Timah dalam mengelola para supplier, agar mereka terdorong untuk meningkatkan pasokan kepada PT Timah," jelasnya.


Atur jalur penerbangan, Airnav Indonesia siapkan dana Rp 2,14 T
Ini alasan digugatnya PP 72 Tahun 2016 ke Mahkamah Agung
Biayai pembangunan LRT, Adhi Karya terbitkan obligasi Rp 3,5 triliun
Rencana pembentukan holding BUMN masih dibahas DPR
Lewat GATF 2017, BNI target raup transaksi penjualan Rp 225 miliar
Menteri Rini perintahkan BUMN dorong pengusaha UKM mendunia
Di GATF, Menteri Rini minta Garuda gencar promosikan wisata domestik

(mdk/sau)