Tips Rahasia Hemat Tagihan Listrik Rumah Anda

Tips Rahasia Hemat Tagihan Listrik Rumah Anda
Petugas PLN mengecek meteran listrik. Istimewa
EKONOMI | 29 Januari 2022 07:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Bagi para pengguna listrik prabayar mungkin sering mengeluhkan token listrik yang sering habis. Padahal belum lama ini baru diisi ulang. Penggunaan listrik prabayar pun dirasa lebih boros ketimbang menggunakan listrik pascabayar.

Untuk itu sebaiknya Anda melakukan penghematan penggunaan listrik. Meminimalisir penggunaan barang elektronik yang berdaya tinggi karena semakin lama digunakan, bisa banyak menghabiskan token listrik.

Simak berikut ini tips menghemat penggunaan listrik yang telah dihimpun dari berbagai sumber:

1. Atur Penggunaan Barang Elektronik

Di era serba modern dan digital, penggunaan barang elektronik sudah menjadi hal yang biasa. Sifatnya yang memudahkan pekerjaan manusia sehingga bisa lebih produktif.

Namun perlengkapan elektronik tersebut harus menggunakan listrik untuk mengoperasikannya. Tidak jarang alat-alat tersebut membutuhkan daya yang tinggi. Misalnya microwave, rice cooker, mesin pompa air, setrika hingga hair dryer.

Agar token listrik Anda tidak boros, penting bagi Anda memastikan penggunaannya efektif dan efisien. Bila sudah tidak digunakan lagi, sebaiknya cabut kabel dari sumber listrik. Cara ini bisa menghemat penggunaan listrik Anda.

2. Batasi Penggunaan Dispenser

Dispenser diketahui memiliki daya yang tinggi dan bisa menjadi penyebab cepatnya token habis. Disarankan Anda baru menyalakan dispenser hanya saat membutuhkan air panas. Sehingga tidak perlu membuatnya selalu dalam keadaan nyala.

Selain itu, Anda juga bisa memasak air panas dan menyimpannya ke dalam termos. Cara ini bahkan bisa lebih menghemat penggunaan listrik untuk kebutuhan air panas.

3. Atur Penggunaan AC

Bagi yang terbiasa tidur dengan keadaan sejuk pasti menggunakan pendingin udara setiap malam. Untuk melakukan penghematan, Anda sebaiknya hanya menyalakan ketika hendak tidur. Kemudian mematikannya setelah bangun.

Hindari menyalakan AC bila tidak ada aktivitas di kamar. Dengan begitu, Anda tetap bisa tidur dengan nyaman tanpa dipusingkan dengan listrik token yang cepat habis.

2 dari 3 halaman

4. Cabut Alat Elektronik yang Tidak Terpakai

alat elektronik yang tidak terpakai

Demi menghemat penggunaan listrik, sebaiknya Anda mencabut kabel alat elektronik dari stop kontak. Kebiasaan ini harus juga dilakukan oleh semua anggota keluarga di rumah. Sehingga langkah penghematan tidak hanya dilakukan sendirian, mengingat Anda bukan satu-satunya penghuni di rumah.

5. Gunakan Alat Elektronik Berdaya Rendah

Anda juga menghemat konsumsi listrik dengan menggunakan berbagai alat elektronik yang berdaya rendah. Seperti televisi, kulkas, mesin cuci, setrika dan sebagainya. Hanya saja biasanya harga alat elektronik tersebut sedikit lebih mahal. Namun tak perlu khawatir, karena dalam jangka panjang bisa menghemat penggunaan listrik token Anda.

6. Beralih menggunakan lampu LED

Selain memiliki cahaya yang lebih terang, lampu LED juga memiliki kelebihan hemat energi. Lampu jenis ini juta tidak panas, tahan lama dan menghasilkan warna natural.

Anda disarankan untuk mengganti semua lampu yang digunakan di rumah dengan lampu LED. Meskipun telah mengganti dengan lampu LED sebaiknya Anda tetap mematikan lampu di siang hari.

Selain itu, Anda juga bisa mematikan lampu di malam hari untuk ruangan yang tidak digunakan. Misalnya ruang tamu, dapur, ruang keluarga hingga kamar mandi. Cara ini bisa menghemat penggunaan token listrik Anda.

7. Efisien saat Isi Baterai HP

Ponsel atau HP sudah menjadi kebutuhan primer di masa kini. Pemilihan HP dengan baterai yang tahan lama bisa membantu Anda menghemat pemakaian listrik di rumah. Apalagi jika pengisiannya sebentar.

Bila baterai sudah penuh, Anda disarankan mencabut kabel dari stop kontak. Kabel yang masih tersambung dengan listrik akan terus menyedot token listrik Anda.

8. Masak Nasi dengan Air Panas

Mayoritas masyarakat di rumah sudah menggunakan rice cooker untuk memasak nasi. Cara praktis ini nyatanya banyak menghabiskan token listrik. Sebab mesin ini harus membuat memanaskan air terlebih dahulu dalam prosesnya.

Untuk melakukan penghematan, Anda bisa mengganti air dingin menjadi air panas. Ini akan mempercepat durasi memasak nasi yang sekaligus menghemat penggunaan listriknya.

3 dari 3 halaman

9. Menggunakan Kipas Angin

kipas angin

Daripada menggunakan AC atau pendingin ruangan, menggunakan kipas angin bisa menghemat listrik lebih banyak. Anda bisa memasangnya di rumah agar suasana rumah tidak terlalu panas atau pengap.

Jangan lupa, pilih kipas angin yang dayanya tidak terlalu besar. Sehingga penggunaan listrik tetap hemat.

10. Ventilasi untuk Sirkulasi Udara

Rumah dengan ventilasi udara yang cukup tidak perlu menggunakan pendingin ruangan. Sirkulasi udara akan membantu rumah Anda tidak panas atau pengap.

Letak ventilasi udara yang bisa membuat cahaya matahari dapat membuat udara di rumah menjadi lebih sehat. Sehingga penting sekali mendesain rumah yang memerhatikan ventilasi udara.

Sementara itu, bila matahari terlalu terik, Anda bisa memanfaatkan tirai rumah untuk tetap menjaga suhu rumah agar tidak telalu panas.

11. Beralih menggunakan Laptop

Bagi Anda yang masih menggunakan komputer di rumah, disarankan untuk beralih ke laptop. Penggunaan komputer terbilang lebih boros listrik ketimbang menggunakan laptop. Sehingga bisa lebih menghemat penggunaan daya listrik.

12. Atur Penggunaan Mesin Pengering pada Mesin Cuci

Bila Anda menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian, Anda bisa menghemat penggunaan listriknya. Caranya dengan memanfaatkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian. Sehingga tidak perlu menggunakan mesin pengering.

Namun ketika cuaca tidak bersahabat, barulah Anda bisa menggunakan mesin pengering agar cucian Anda tetap kering dan tidak berbau.

13. Perbanyak Tanaman

Keberadaan tanaman bisa membuat suasana rumah Anda menjadi lebih asri. Selain manfaatnya bisa membuat rumah menjadi lebih sejuk. Sehingga Anda tidak perlu menggunakan pendingin udara di dalam rumah.

 

(mdk/bim)

Baca juga:
Kartu Debit Kedaluwarsa, ini Cara Nasabah BCA Bisa Tetap Bertransaksi
PTM Tetap Berlangsung di Tengah Lonjakan Covid-19, Ini Kata KSP
Penjelasan Kejagung Soal Perkara Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Perlu Diproses Hukum
Ini Harga Tiket dan Syarat Nonton Balap MotoGP di Mandalika
Biar Investasi Makin Cuan, Yuk Kenali Tentang Net Profit Margin Perusahaan
Data 28 Januari 2022: Daftar Kelurahan Zona Rawan Covid-19 di Jakarta
Junta Foya-Foya Belanja Senjata di Saat Rakyat Tertindas dan Menderita

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami