Tol Pandaan-Malang Raih Sertifikat Green Toll Road Indonesia

Tol Pandaan-Malang Raih Sertifikat Green Toll Road Indonesia
UANG » MALANG | 3 Juli 2020 17:25 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap telah menyelesaikan pembangunan seluruh ruas jalan tol Pandaan - Malang sepanjang 38,48 Km. Pembangunan Tol Pandaan-Malang disebut telah memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan berkelanjutan sejak tahap perancangan, pembangunan, pengoperasian, hingga tahap pemeliharaan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menekankan, dalam peningkatan pelayanan jalan tol tidak hanya semata mengejar tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk pemenuhan persyaratan penyesuaian tarif tol. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga didorong untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan karena kebutuhan dan ekspektasi publik yang semakin tinggi.

"Kami menyakini dengan lingkungan jalan tol yang lebih baik akan berkontribusi terhadap kenyamanan dan keselamatan dalam mengemudi di jalan tol, khususnya tidak hanya jalannya tetapi juga rest areanya," kata dia dalam pernyataannya, Jumat (3/7).

Jalan Tol Pandaan - Malang yang dikelola oleh BUJT PT Jasamarga Pandaan Malang telah menerima Sertifikat Green Toll Road Indonesia dengan level Gold plus. Proses sertifikasi Green Toll Road Indonesia dilakukan oleh Green Infrastucture and Facilities Indonesia yang merupakan sub divisi Green Product Council Indonesia (GPCI), organisasi nirlaba di bawah naungan Global Ecolabel Network (GEN).

Penilaian Green Toll Road Indonesia diantaranya meliputi enam indikator seperti akses, kelayakan dan pelayanan, efisiensi energi dan air, lingkungan, material, konstruksi serta kerjasama kewilayahan. Indikator tersebut memiliki tujuan sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs) United Nations.

Pengembangan konsep infrastruktur jalan tol yang berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi bisnis di sektor jalan tol dikembangkan oleh Kementerian PUPR agar seluruh pembangunan infrastruktur PUPR baik yang dilaksanakan oleh kontraktor maupun investor memberikan perhatian pada sisi keberlanjutan lingkungan.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengembangkan konsep infrastruktur hijau yang mencakup sistem alamiah (natural system) dan solusi teknis (engineered solution), sejak tahap perancangan, pembangunan, pengoperasian, hingga tahap pemeliharaan. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang.

Baca Selanjutnya: Jadi Acuan...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami