Tolak Motor Masuk Tol, BPTJ Sebut Masyarakat Akan Makin Sulit Pindah ke Angkutan Umum

UANG | 31 Januari 2019 19:30 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Saat ini mencuat wacana sepeda motor bisa masuk jalan tol. Pemerintah mengatakan rencana motor masuk tol dikaji berdasarkan aspek keadilan karena pengguna kendaraan roda dua memiliki hak yang sama dengan pengendara mobil untuk mengakses jalan bebas hambatan.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, menyebut diperbolehkannya sepeda motor masuk jalan tol akan bertolak belakang dengan program pemerintah yang saat ini tengah gencar memperbarui dan menambah moda transportasi massal. Di mana, tujuan utamanya mengalihkan pengguna kendaraan pribadi terutama sepeda motor dapat beralih ke kendaraan umum.

"Justru saya BPTJ mengharapkan bahwa roda dua itu hanya sebagai feeder, misalnya dari rumah ke stasiun yang jaraknya 5 Km. Dari rumah ke terminal, kemudian kalau ibu-ibu, dari rumah buat ke pasar buat belanja. Itu digunakan seperti itu, bukan seperti sekarang digunakan untuk jarak jauh," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, Kamis (31/1).

Selain itu, sepeda motor tidak ideal jika masuk jalan tol. Menurutnya, ditilik dari fungsinya saja sudah berbeda. "Roda dua misalnya, roda dua itu adalah transportasi pribadi yang memang didesain untuk jarak pendek, dia bukan didesain untuk jarak jauh. Kemudian jalan tol itu adalah didesain sebagai jalan alternatif, makanya dia berbayar karena jalan alternatif, dan dia desain untuk kecepatan tinggi," kata Bambang.

Bambang menegaskan, keduanya tidak akan menemukan titik temu jika digabungkan. Sekalipun dibuat jalur khusus untuk sepeda motor di dalam ruas jalan tol. "Motor didesain untuk jarak pendek dan untuk kecepatan rendah. Sementara jalan tol itu jalan alternatif dan didesain untuk kecepatan tinggi makanya berbayar," ujarnya.

Dia menyatakan aspek keselamatan juga menjadi dipertaruhkan jika sepeda motor diperbolehkan masuk jalan tol. Sebab, selama ini, 70 persen insiden kecelakaan di jalan raya dialami sepeda motor.

Sementara itu, salah satu pengguna sepeda motor, Sophian (68) juga menyatakan ketidaksetujuannya. Dia menyebutkan, banyak alasan yang membuat hal itu sulit dilakukan. Salah satunya adalah tingginya risiko yang akan ditimbulkan.

"Kalau ada sepeda motor masuk tol nanti bisa menganggu konsentrasi kendaraan lain (mobil)," ujarnya.

Baca juga:
Sepeda Motor Boleh Masuk Tol Jalur Khusus Untuk Beri Keadilan Pengendara
Ketua DPR Usulkan Sepeda Motor Bisa Masuk Jalan Tol
Motor Masuk Tol, Ketua DPR Sebut Bentuk Kepedulian Pemerintah Pada Rakyat
Bahayakan Pengendara, YLKI Tolak Rencana Sepeda Motor Masuk Tol
Fakta-fakta Rencana Pemerintah Perbolehkan Motor Masuk Tol
4 Pro dan Kontra Wacana Sepeda Motor Masuk Tol
Pro Kontra Rencana Kebijakan Motor Masuk Tol

(mdk/bim)