Toyota & Daihatsu kolaborasi buat mobil baru harga Rp 100 juta-an

UANG | 2 Agustus 2016 13:58 Reporter : Hana Adi Perdana

Merdeka.com - PT Toyota Astra Motor dan PT Daihatsu Motor meresmikan kolaborasi terbarunya yaitu Astra Toyota Calya dan Astra Daihatsu Sigra. Kedua produk baru ini diproduksi di Pabrik perakitan kendaraan Daihatsu Motor, Karawang Assembly Plant, Karawang, Jawa Barat, Selasa (2/8).

Presiden Direktur Astra Daihatsu Motor, Sudirman M.R mengungkapkan, dua produk tersebut diluncurkan dengan rancangan khusus yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Kendaraan ini hadir sebagai lanjutan dari program low cost green car (LCGC) atau biasa kita sebut sebagai program kendaraan hemat energi dan harga terjangkau," kata Sudirman.

Calya dan Sigra Hana Adi Perdana©2016 Merdeka.com

Perusahaan menambah investasi untuk program ini sebesar Rp 2,4 triliun di pabrik berkapasitas produksi 200.000 unit per tahun. Melibatkan 178 pemasok lokal untuk komponen tingkat pertama dan 890 pemasok lokal untuk komponen tingkat kedua.

"Sementara Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk ini mencapai 94 persen serta menyerap tenaga kerja sebanyak 600.000 orang," tuturnya.

Perihal harga, untuk Calya, dilepas dengan harga Rp 129 juta - Rp 150 juta per unit. Sedangkan Daihatsu Sigra dilepas dengan harga Rp 106 juta - Rp 149 juta per unit untuk harga on the road (OTR).

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato mengatakan, pada tahap pertama telah mendatangkan komitmen investasi senilai USD 3 miliar dari industri otomotif dan senilai USD 3,5 miliar dari sekitar 100 industri komponen otomotif baru.

"Hal tersebut juga mendorong penciptaan lapangan kerja baru yang langsung di sektor manufakturing sekitar 30.000 orang. Sedangkan penciptaan lapangan kerja tenaga baru di sektor distribusi mobil dan komponen, dealer dan pemasaran, workshop dan aftersales services diperkirakan 40.000 orang."

Sekedar informasi, dari pertama kemunculannya di Indonesia, Toyota Group telah menginvestasikan lebih dari Rp 49 triliun bagi pengembangan industri otomotif nasional, di mana terjadi peningkatan volume pasar otomotif domestik hampir dua kali lipat, selama 10 tahun terakhir dengan pertumbuhan rata-rata 11,4 persen per tahun.

Posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi bagi Toyota Group menjadikannya penyumbang ekspor terbesar dengan market share mencapai lebih dari 87 persen dari total volume ekspor nasional selama semester I tahun 2016.


Fantastis, Alfa Romeo 8C produksi 1939 ini dilelang ratusan miliar
Penjualan retail sales Toyota semester 1 di 2016 capai 187.438 unit
Penjualan Toyota Sienta lebih dari 2.600 per Juni
Penjualan mobil jadi penyebab arus mudik Lebaran macet total
Surprise, penjualan All New Honda Civic Turbo tembus 160 unit
Gaji Rp 3 juta mau beli mobil, pertimbangkan dulu 5 hal krusial ini
Pasar otomotif nasional anjlok, Toyota justru terus tumbuh!

(mdk/idr)