Transaksi Harbolnas 2019 Ditarget Tembus Rp8 Triliun

UANG | 9 Desember 2019 11:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dan Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia Ignatius Untung resmi meluncurkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta.

Nilai transaksi Harbolnas yang akan digelar selama dua hari pada 11-12 Desember ini ditargetkan akan naik menjadi Rp8 triliun.

Ignatius Untung mengatakan, target Rp8 triliun tersebut meningkat dari nilai transaksi Harbolnas di tahun sebelumnya yang sekitar Rp6,8 triliun.

Dia optimis target tahun ini bisa tercapai karena adanya partner baru sebagai fasilitator pembayaran, yakni LinkAja.

"Target tahun ini Rp8 triliun, optimis tercapai karena ada partner baru. Tahun ini kita gandeng 1 partner baru. Kita gandeng LinkAja juga. Enggak harus yang transaksinya online, bisa offline juga, tapi pembayaran online," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/12).

Menurut laporannya, Harbolnas 2019 mulanya diminati oleh 300 pelaku usaha online yang mendaftar. Namun hanya 235 peserta yang kemudian lulus seleksi.

Sementara itu, Mendag Agus Suparmanto berharap produk lokal dapat menduduki posisi yang sangat bergengsi di hati para penyuka belanja saat perayaan Harbolnas 2019.

"Kami harap acara ini dapat memberi manfaat bagi seluruh stakeholder e-commerce, khususnya UMKM dalam meningkatkan skala usaha dan memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produknya lebih efisien dengan jangkauan global," tuturnya.

1 dari 1 halaman

Mendag Serukan Belanja Produk Dalam Negeri

Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan membeli produk dalam negeri. Apalagi sebentar lagi ada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diperingati pada 12 Desember. Di mana, produk dalam negeri dan impor bersaing dan diperjualbelikan di e-commerce.

"Tujuan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri ini juga untuk menggugah kesadaran dan nasionalisme masyarakat, bangga menggunakan produk dalam negeri," kata Mendag Agus saat membuka acara Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri, di Thamrin City, Jakarta, Sabtu (7/12).

Mendag Agus menjelaskan produk dalam negeri saat ini sudah banyak yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar atau barang impor. Bahkan dari segi kualitas, produk dalam negeri dinilai sudah jauh lebih unggul.

"Kalau kualitas tentu tidak diragukan lagi produk kita ini jauh lebih bagus," jelasnya.

Untuk produk-produk batik, dia sangat optimistis bahwa kualitas batik Indonesia sangat bagus dan mampu bersaing. Selain itu, dengan membeli produk dalam negeri dia menyebutkan masyarakat telah membantu perekonomian Indonesia.

"Beli produk dalam negeri sama saja selamatkan ekonomi bangsa, karena ada ratusan atau ribuan pekerja dalam negeri dalam satu produk yang dibeli," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Kenali Bahaya Kecanduan Belanja Online
Jelang Harbolnas, Mendag Serukan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri
Nielsen: Potongan Harga dan Bebas Ongkir Buat Orang Indonesia Rajin Belanja Online
Jokowi Tandatangani Aturan Perdagangan Online, Ini Tanggapan Pelaku Usaha
Lazada Latih Pelaku UMKM Agar Bisa Bersaing di Harbolnas

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.