Trauma Pada BPJS Kesehatan, Korpri Kritik Pembentukan BP Tapera

Trauma Pada BPJS Kesehatan, Korpri Kritik Pembentukan BP Tapera
UANG | 18 September 2020 18:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) mengkritisi langkah pemerintah yang melakukan transformasi Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Langkah ini dianggap merugikan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS.

Ketua Korpri, Zudan Arif Fakrulloh, menilai pemerintah seolah enggan belajar dari kasus serupa, yakni ketika program Askes berubah menjadi BPJS Kesehatan.

"Terus terang 2 tahun ini ASN kita mendapatkan satu kebijakan yang membuat traumatik, seperti dulu misalnya Askes bertransformasi ke BPJS Kesehatan," ujar Zudan dalam sesi teleconference, Jumat (18/9).

"Pelayanannya menjadi tidak sebaik dulu. Lebih bagus pelayanan pada saat Askes dibandingkan BPJS Kesehatan sekarang. ASN banyak yang mendapatkan perlakuan yang berbeda dibandingkan masa Askes," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami