Trik Renovasi Rumah agar Biaya Jasa Tukang Lebih Murah

Trik Renovasi Rumah agar Biaya Jasa Tukang Lebih Murah
Perumahan. istimewa ©2020 Merdeka.com
EKONOMI | 18 Januari 2022 08:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Biaya untuk jasa tukang saat membangun atau merenovasi sebuah rumah tidaklah sedikit. Banyak orang menyebut mahalnya jasa tukang bisa menghabiskan setengah dari total harga material yang dibutuhkan.

Melansir dari akun twitter @rumahidaman_, disarankan menggunakan jasa tukang sesuai dengan kebutuhan atau keahliannya. Tukang harian bisa digunakan untuk berbagai pekerjaan yang ringan dan cepat dikerjakan namun membutuhkan keahlian khusus.

Sedangkan penggunaan tukang borongan bisa digunakan untuk pekerjaan berat dan memakan waktu cukup lama tetapi tanpa perlu keahlian khusus.

Berikut ini jenis-jenis pekerjaan tukang bangunan yang lebih baik dibayarkan secara harian atau secara borongan:

1. Pasang Besi dan Dinding

Pengerjaan pemasangan besi dan dinding disarankan menggunakan tukang borongan. Alasannya pekerjaan ini cukup berat dan memakan waktu yang lama. Namun tetap menggunakan sedikit keahlian.

2. Pasang Atap

Pengerjaan atap sebaiknya menggunakan tukang bangunan harian. Pekerjaan ini lebih ringan dan cepat. Hanya saja dibutuhkan keahlian yang tinggi. Sehingga bila menggunakan tukang bangunan borongan akan lebih mahal.

Misalnya ongkos untuk setiap pemasangan atap tukang bangunan per meter persegi Rp65.000. Bila ukuran rumah 10 meter x 10 meter, maka biaya yang dibutuhkan sebesar Rp6,5 juta.

Sementara itu bila menggunakan tukang bangunan harian dengan luas rumah yang sama hanya membutuhkan 3 orang dengan lama kerja 1 minggu. Masing-masing tukang bayarannya Rp150.000 per hari. Sehingga dalam sepekan membutuhkan dana Rp2,7 juta.

2 dari 3 halaman

3. Plester Dinding

Pengerjaan plester dan acian sebaiknya menggunakan jasa tukang bangunan harian. Ini pekerjaan ringan namun membutuhkan keahlian khusus.

Untuk menghemat pengeluaran, disarankan memberi target kepada tukang. Biasanya dalam sehari tukang bisa mengerjakan plesteran 10 meter persegi per hari.

Bila menggunakan jasa tukang borongan, biasanya dikenakan tarif rata-rata Rp30.000 sampai Rp35.000 per meter persegi.


4. Pemasangan Instalasi Listrik dan Pipa

Pengerjaan instalasi listrik dan pipa sangat disarankan menggunakan jasa tukang borongan. Alasannya jarang sekali pekerjaan ini dibayarkan secara harian.

5. Pasang Plafon

Pengerjaan plafon biasanya menggunakan jasa tukang harian. Pekerjaan ini terbilang ringan dan cepat. Namun membutuhkan keahlian yang tinggi.

Biasanya pengerjaan plafon gypsum ditarif Rp50.000 per meter persegi. Misalnya untuk pemasangan plafon dan lis untuk ukuran rumah 10 meter x 10 meter dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi bisa dikerjakan dalam waktu 6 hari dengan 3 orang tukang.

3 dari 3 halaman

6. Pasang Keramik

Pengerjaan pemasangan keramik sebaiknya menggunakan jasa tukang harian. Biaya pemasangan keramik biasanya dibandrol Rp 45.000 per hari per meter persegi. Biasanya pengerjaan keramik yang dilakukan sangat rapi sehari minimal 5 meter persegi. 

 

7. Pasang Kusen

 Pemasangan kusen pintu, dan jendela sebaiknya menggunakan jasa tukang borongan. Rata-rata biaya pekerjaan borongan untuk pemasangan kusen jendela Rp 50.000. Biasanya 1 tukang bisa menyelesaikan pemasangan 3 kusen dalam sehari. 

 

8. Cat Rumah

Pengerjaan cat rumah sebaiknya menggunakan tukang borongan. Mengecat rumah dinilai pekerjaan yang mudah sehingga bila dibayarkan secara harian khawatir prosesnya sengaja diperlambat oleh tukang. 

Biasanya tarif cat rumah borongan Rp 15.000 per meter persegi. Dibandingkan membayar tukang secara harian, penggunaan tukang borongan bisa menghemat hingga 20 persen biaya. 

 

9. Pembersihan

Pengerjaan pembersihan sisa-sisa pembangunan atau renovasi rumah disarankan secara borongan. Cara ini dinilai lebih hemat ketimbang menggunakan jasa tukang bangunan harian.

(mdk/idr)

Baca juga:
Lebih Murah Mana Bangun Rumah Pakai Tukang Sistem Harian atau Tukang Borongan?
Jenuh Hidup di Kota, Orang Kaya Ini Bangun Rumah di Tengah Hutan
Pemerintah Siapkan Dana Rp5,1 Triliun Bangun Perumahan Layak Huni di 2022
Kenali Ciri-Ciri dan Tips Hindari Pengembang Rumah Abal-Abal
Tekan Backlog Perumahan, BTN Kolaborasi dengan ASANU
Tips Menabung Buat Beli Rumah Meski Gaji Pas-Pasan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami