Tunggu Suku Bunga BI, IHSG Diprediksi Bergerak Menguat

UANG | 21 November 2019 07:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal akan bergerak menghijau di perdagangan pasar saham hari ini, Kamis (21/11).

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya mengungkapkan, investor akan cenderung wait and see jelang penetapan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

Kendati begitu, secara teknikal rentang pelemahan memang sudah sangat terbatas. Sebabnya, indeks berpeluang rebound dalam jangka pendek.

"Pergerakan masih cukup terbatas ditekan oleh ketidakpastian dari sentimen global. Tetapi IHGS berpotensi menguat di 6.130-6.173," tuturnya Kamis (21/11).

1 dari 1 halaman

Bank Indonesia Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menilai Bank Indonesia akan menahan suku bunga 7 day repo rate di level 5,0 persen.

Dari global, kekhawatiran baru bagi pasar kesepakatan fase pertama antara Amerika Serikat-China akan semakin jauh. Saat ini pasar juga akan cenderung wait and see jelang rilis risalah dari pertemuan Fed.

"Di tengah kondisi ini, kami masih memproyeksi IHSG akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan support 6125-6200," paparnya.

Saham-saham yang masih menarik secara teknikal di antaranya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Kemudian saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), serta saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). (mdk/idr)

Baca juga:
Ditekan Sentimen Global, IHSG akan Menguat Terbatas
Awal Pekan, IHSG Ditutup di Zona Merah
Awal Pekan, IHSG Diproyeksi Bergerak ke Zona Hijau
IHSG Jelang Akhir Pekan Diprediksi Bergerak Menguat
IHSG Diramal Menguat Meski Kondisi Global Tak Kondusif
Ketidakpastian Global Memanas, IHSG Berpotensi Tertekan

TOPIK TERKAIT