Fitra: Posisi Menkeu sebaiknya tidak diisi dari partai politik

UANG | 20 April 2013 21:30 Reporter : Achmad

Merdeka.com - Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) menyatakan penunjukan Hatta Rajasa sebagai pelaksana tugas (Plt) menteri keuangan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) merupakan kesalahan. Pasalnya, posisi menteri keuangan tidak pernah diisi dari kalangan partai politik.

"Iya kecacatan itu. Kalau orang partai diangkat jadi Menkeu akan jadi apa negara ini," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Ucok Sky Khadafi, saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Sabtu (20/4).

Menurut Ucok, jabatan Menkeu sangat rawan jika dipegang oleh orang partai. Pasalnya, Menkeu sebagai bendahara umum negara sangat erat kaitannya dengan pembagian jatah anggaran. Hal itu rawan kepentingan.

"Itu bahaya, nanti itu tidak ada keadilan karena berjalan pada partainya sendiri," tuturnya.

Posisi Menkeu, lanjutnya, sebaiknya dipegang kalangan profesional. Sedangkan orang-orang partai lebih baik ditaruh pada pos-pos kementerian yang bersifat teknis, seperti Kementerian Perhubungan.

Dia tidak yakin Hatta Rajasa, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, itu berhasil mengemban tugas sebagai Menkeu. "Lebih baik yang profesional saja. Jangan dari partai, norak. Orang partai tidak begitu baik selama ini," tegasnya.

(mdk/bmo)