Turun 50 Persen, Santunan Kecelakaan Jasa Raharja Capai Rp44 M di Musim Mudik Lebaran

Turun 50 Persen, Santunan Kecelakaan Jasa Raharja Capai Rp44 M di Musim Mudik Lebaran
Jasa Raharja. ©2014 merdeka.com/imam buhori
EKONOMI | 25 Mei 2022 16:35 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Penerapan Operasi Ketupat 2022 dan Pengamanan Arus Mudik (PAM) Lebaran 2022 yang berlangsung dari tanggal 28 April sampai dengan 9 Mei 2022, terbukti efektif. Di mana, arus mudik dan balik tahun ini cenderung lancar dan aman.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono mengatakan, selain perjalanan lancar, pembayaran santunan kecelakaan saat musim mudik Lebaran 2022 juga turun signifikan.

"Setelah kami lakukan analisa dan evaluasi terhadap Data Korporasi (DASI) Jasa Raharja, secara keseluruhan jumlah santunan yang diserahkan Jasa Raharja periode Operasi Ketupat Lebaran 2022 sebesar Rp44,13 miliar. Jumlah ini turun signifikan yaitu 50 persen dari pada tahun 2019. Sedangkan untuk santunan korban yang meninggal dunia sebesar Rp43,59 miliar turun 3 persen dibanding tahun 2019," jelas Rivan di Jakarta, Rabu (25/5).

Rivan juga menjelaskan, untuk santunan bagi para korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan selama periode mudik lebaran kepada ahli waris yang sah.

Sementara bagi korban luka-luka yang masih dirawat di Rumah Sakit, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan melalui integrasi online dengan Rumah Sakit.

2 dari 3 halaman

Kecelakaan Paling Banyak di Pulau Jawa

Pulau Jawa masih menjadi wilayah yang terbesar terjadi kecelakaan, beberapa provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan penyerahan dana santunan meninggal dunia terbesar selama periode Operasi Ketupat Lebaran 2022.

Kecepatan penyerahan santunan korban meninggal dunia kurang dari 24 jam ini lebih cepat dari tahun 2019. Hal itu merupakan dampak positif kecepatan proses pembayaran sejak berkas lengkap yaitu 15 menit.

"Untuk korban luka-luka yang masih dirawat di RS kami terbitkan surat jaminan melalui sistim pelayanan online yang terintegrasi dengan Rumah Sakit sehingga biaya rawatan dijamin Jasa Raharja hingga maksimal Rp20 juta," jelas Rivan.

"Turunnya jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode Ops. Ketupat 2022 merupakan keberhasilan kerja sama semua pihak seperti Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan terutama para pengguna jalan yang turut membantu melalui kedisiplinan dan kepatuhan mereka sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan semua pihak dalam arus mudik dan balik lebaran 2022 ini," tutup Rivan.

3 dari 3 halaman

Kata Menhub Budi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, nilai pembayaran santunan kecelakaan oleh PT Jasa Raharja menurun sebesar 50 persen pada perayaan mudik Lebaran Idulfitri 2022. Meski begitu, dia tidak menyebutkan besaran nilai nominal pembayaran santunan kecelakaan tersebut.

"Dari jasa Raharja menyatakan secara keseluruhan jumlah santunan kecelakaan yang diserahkan pada periode (Mudik) 2022 ini menurun 50 persen," ujarnya saat menerima Gelar Kehormatan dari UGM di Yogyakarta, Senin (23/5). 

Menhub Budi mengungkapkan, menurunnya nilai pembayaran santunan kecelakaan tersebut tak lepas dari kesuksesan penerapan sejumlah kebijakan yang telah disusun pemerintah untuk menciptakan mudik aman dan sehat. Antara lain dengan membatasi jumlah pengguna sepeda motor melalui program mudik gratis.

Selain itu, penerapan kebijakan satu arah hingga ganjil genap di jalan tol maupun jalan arteri juga sukses mengurai arus kemacetan dan menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik berlangsung.

Menhub Budi menambahkan, sejumlah capaian positif tersebut diraih berkat sinergi antara stakeholder terkait dan media dalam memberitakan berbagai informasi lalu lintas selama arus mudik dan balik. Alhasil, para pengguna jalan telah memahami berbagai kebijakan yang ditelurkan pemerintah sebelum melakukan kegiatan mudik.

"Jadi, tidak saja kita berhasil melakukan (Kegiatan Mudik), tapi dengan komunikasi Kementerian/lembaga, pemerintah daerah, media dan lainnya saya berterima kasih. Dengan media begitu kooperatif, komunikatif, menyampaikan apa yang menjadi policy pemerintah," tandasnya. 

(mdk/idr)

Baca juga:
Evaluasi Mudik Lebaran, Jokowi Minta Rekayasa Lalu Lintas Diperbaiki
Evaluasi Mudik Lebaran, Jokowi: Tidak Ada Penambahan Kasus Covid-19 yang Berarti
Kemenhub Usul Tambah 10 Rest Area dari Jakarta Hingga Semarang
Ini Penyebab Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2022 Turun Drastis
Menko PMK: Kasus Covid-19 Tak Naik Signifikan Usai Mudik Lebaran 2022
Menko PMK: Evaluasi Mudik Lebaran 2022 Hasilnya Sangat Memuaskan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami