Ungkapan Bangga Jokowi, Indonesia Tak Impor Beras Selama 3 Tahun

Ungkapan Bangga Jokowi, Indonesia Tak Impor Beras Selama 3 Tahun
Presiden Jokowi. ©2022 Merdeka.com
EKONOMI | 14 Agustus 2022 15:30 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menyebut selama 3 tahun berturut-turut, Indonesia berhasil memproduksi beras hingga 31,3 juta ton tiap tahunnya. Hasil produksi ini membuat Indonesia sejak tahun 2019 sudah tidak lagi mengimpor beras dari luar negeri untuk konsumsi dalam negeri.

"Tahun 2019, kita bisa memproduksi beras 31,3 juta ton. 2020 tetap sama 31,3 juta ton, tahun 2021, juga tetap 31,3 juta ton," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Dia melanjutkan hasil produksi tersebut juga telah tercatat dalam Badan Pusat Statistik (BPS). Hingga akhir bulan April 2022, stok beras di lapangan tercatat hingga 10,2 juta ton.

"Kalau ditanya, barangnya ada di mana, ada di masyarakat, di petani, di restoran-restoran, juga di Bulog. Plus beberapa di industri pangan, totalnya tadi 10,2 juta ton," papar Jokowi.

Peningkatan dan konsistensi hasil produksi ini yang dinilai Food And Agriculture Organization (FAO) dan International Rice Research Institute (IRRI), sehingga Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI).

"Inilah yang menyebabkan kenapa pada hari ini, diberikan kepada kita sebuah sertifikat bahwa Indonesia dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan sudah swasembada pangan," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Ucapan Terima Kasih Jokowi untuk Petani

Atas penghargaan tersebut, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada para petani dan para pekerja di sawah yang telah memproduksi beras dengan upaya optimal. Termasuk juga para kepala daerah, Kementerian Pertanian dan universitas yang telah mengembangkan berbagai varietas..

"Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pelaku real (yang) bekerja di sawah, para petani indonesia, atas kerja kerasnya," kata dia.

"Ini adalah kerja yang terintegrasi kerja bersama sama kerja gotong royong bukan hanya milik kementerian saja," sambungnya.

Tak hanya itu, tingginya hasil produksi beras ini, membuka peluang Indonesia untuk mulai melakukan ekspor beras ke luar negeri. Sehingga pemerintah akan terus mendorong peningkatan produksi beras dari yang sudah ada saat ini.

"Apabila nanti produksinya meningkat kita juga harus mulai masuk ke pasar-pasar ekspor," katanya. (mdk/idr)

Baca juga:
Jokowi Bangga 3 Tahun Tak Impor Beras, Targetkan Tak Impor Bahan Pangan Lain
Dapat Penghargaan Dunia soal Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Petani Indonesia
Survei Kementan, Cadangan Beras Nasional Alami Peningkatan
Kuburan Beras Bansos di Depok Ramai Didatangi Warga
Kuburan Bansos di Depok, Bulog Jelaskan Alur Distribusi yang Libatkan JNE
Menko PMK Perintahkan Usut Kejelasan Kasus Kuburan Bansos di Depok

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini