Uni Eropa Hingga Uni Emirat Arab Larang Boeing 737 Max 8 Terbang

UANG | 13 Maret 2019 11:22 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) pada Selasa (12/3), menangguhkan operasi penerbangan pesawat model Boeing 737 Max 8 dan 9 di Eropa. Larangan efektif mulai berlaku pada Selasa pukul 19.00 GMT.

Dikutip dari Antara, Rabu (13/3), menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh lembaga Uni Eropa, yang berlokasi di Cologne, Jerman, semua penerbangan komersial seri Boeing 737 Max yang dilakukan oleh operator negara ketiga yang masuk, di dalam atau ke luar Uni Eropa akan ditangguhkan.

EASA mengatakan bahwa pihaknya mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan penumpang, menawarkan bantuan dalam mendukung penyelidikan kecelakaan kecelakaan Ethiopian Airlines.

Sementara, Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa (12/3) juga memutuskan untuk melarang penerbangan pesawat Boeing 737 Max 8 di negara tersebut mulai Rabu (13/3) hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Minggu pagi (10/3), sebuah pesawat Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibukota Ethiopia, Addis Ababa, menewaskan semua 157 orang di dalamnya.

Baca juga:

Nasib Bisnis Boeing di Indonesia Pasca Dibekukan Sementara oleh Pemerintah

Boeing Perbarui Perangkat Lunak 737 Max

Menko Luhut Siap Hentikan Impor Boeing 737 Max 8 Jika Terbukti Bermasalah

Lion Air Beli Boeing 737 Max 8 Karena Dijanjikan Lebih Irit Bahan Bakar

Lion Air Ingin Tukar Pesanan Boeing 737 Max 8

Anggota DPR Minta Kemenhub & KNKT Awasi Kelaikan Pesawat Boeing 737 MAX 8

Negara-Negara ini Masih Menggunakan Pesawat Boeing 737-800 MAX

(mdk/bim)